Esih salah seorang penjual daging ayam di pasar Banjar, foto Hermanto

Esih salah seorang penjual daging ayam di pasar Banjar, foto Hermanto

Gapura Kota Banjar , – Sejak sepekan lalu menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1437 H, sejumlah harga kebutuhan poko di Pasar Banjar mulai mengalami kenaikan. Kenaikan harga sembako ini semakin menjadi-jadi saat mendekati hari H awal Ramadhan yang akan jatuh Senin 6 Mei 2016 besok.

Berdasarkan pantauan dilapangan, pasar tradisional terbesar di Kota Banjar tersebut ramai dipadati pembeli meskipun kenaikan harga sembako tersebut cukup sihnifikan.

Kenaikan harga terjadi pada Bawang Merah dari harga 35 ribu kini naik menjadi 42 ribu rupiah/kg, telor ayam yang semula 20 ribu kini 23 ribu rupiah/kg. Namun, kenaikan harga-harga tersebut tidak berlaku untuk cabai. Baik cabai merah/hijau maupun cabai rawit. Kini justru harga cabai menurun yang semula 40 ribu rupiah kini menjadi 20 ribu rupiah/kg.

“Menjelang puasa maupun lebaran pasti harga sembako naik ini selalu terjadi setiap tahun terutama daging akan mengalami kenaikan signifikan,” Kata ujar Sri Wahyuni (35)salah seorang warga, saat ditemui Minggu (5/6/2016.

Menurutnya, selama ada uangnya ia tidak mempermasalahkan kenaikan harga-harga tersebut karena memang kebiasaanya begitu.

“asal uangnya ada saja untuk membelinya, harga mahal juga kita pasti beli”, ucapnya.

Kenaikan harga juga terjadi pada daging ayam. Esih (48) salah seorang pedagang daging ayam mengatakan, harga daging ayam kini memang mengalami kenaikan dari semula 30 ribu rupiah, kini menjadi 34 ribu rupiah/kg.

“Penyebab kenaikan harga daging ayam saya tidak tahu, namun kenaikan harga daging ayam ini terjadi sejak empat hari yang lalu,”Ungkapnya.

Sejumlah warga Kota Banjar berharap Pemerintah setempat, segera melakukan upaya yang seirus untuk mengembalikan harga bahan-bahan pokok tersebut agar tetap stabil kembali.***Hermanto

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Buat Kemasan Secara Online di Kemasaja.com