PicsArt_10-13-01.48.33-300x200 GAPURANA RAGAM  Warga Menuai Berkah Proyek Bendungan Leuwikeris

Gapura Tasikmalaya , – Bendungan Leuwikeris merupakan proyek strategis nasional dengan segala kompleksitasnya. Mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan memerlukan langkah matang. Meskipun masih menyisakan masalah di Kabupaten Tasikmalaya, di Kabupaten Ciamis justru berjalan dengan lancar, bahkan warga sekitar sudah merasakan manfaatnya.

Keberadaan perusahaan kontraktor yang digawangi PT. Hutama Karya dan PT. Waskita Karya sedikit banyaknya mendorong naiknya perokonomian masyarakat sekitar. Beberapa warga memanfaatkan momentum pembangunan Bendungan Leuwikeris itu dengan berjualan membuka warung nasi, kedai kopi dan rokok.

Geliat perekonomian warga  terlihat di Dusun Guha Cibatok RT 22 / RW 09 Desa Handap Herang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis.

Kustiwa (50), selaku pemilik warung yang terbilang sukses dalam berjualan lauk pauk dikawasan tersebut,  setiap hari ia harus melayani sekitar 23-35 pekerja Bendungan Leuwikeris.

“Dalam sehari saya bisa membuat 100 lebih paket nasi untuk pekerja proyek yang sudah menjadi langganan”, ungkap Kustiwa, sebagai mana dilansir Kabarpriangan

Keuntungan dari berjualan memang tidak terlalu besar, pasalnya setiap paket nasi+lauk pauk hanya Rp.10.000-12.000. Apalagi para pekerja kebanyakan bayarnya belakangan alias ngutang.

Para pekerja membayar kalo sudah gajian, ada yang seminggu sekali bahkan ada yang lebih. “Alahmdulillah buat sementara mah disyukuri aja, lumayan ngereyeuh”, jelasnya.

Omset perbulan dari hasil berjualan bisa mencapai Rp.50 juta bahkan bisa lebih. Sementara pedagang lain mengaku dengan adanya proyek Bendungan Leuwikeris ini dapat membantu perkonomian, dengan membuat warung-warung kecil sesuai dengan kebutuhan para pekerja proyek.

Semenjak proyek bendungan bergulir banyak dari warga sekitar yang membuka warung dan jelas ada mendapatkan berkahan dibalik proyek bendungan tersebut.***Yossi

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang