IMG_20151105_005732-199x300 OLAHRAGA  Club Freestyle Extrime Padud Jaya, Makin Berjaya di Event-event Prestasi

Salah seorang anggota Club Freestyle Padud jaya saat menunjukan kemahirannya, foto Hermanto

Gapura Kota Banjar – Bagi warga Kota Banjar, nama Komunitas motor yang satu ini sudah tidak asing lagi bahkan telah menjadi kebanggaan tersendiri, terutama bagi para pecinta otomotif roda dua. Nama Komunitas ini adalah Freestyle Extrime Padud Jaya.

Club yang berdiri pada tahun 2013 ini, memiliki 20 anggota dan semuanya mahir melakukan freestyle menggunakan sepeda motornya baik dievent-event resmi prestasi maupun untuk sekedar hiburan.

Banyak prestasi yang sudah diraih oleh para anggota Club motor ini. Seperti baru-baru ini, di Pameran Otomotif Grand City Mall Surabaya pada tanggal 4-5 November 2015 dalam rangka Gymkhana Stuntskill Competition, berhasil menyabet gelar juara II di kelas regional sport dengan freestyler Indra Chodet satu-satunya perwakilan Jawa Barat dari Kota Banjar.

Selain itu, bertempat di lapang parkir Jatiwangi Squere Majalengka dalam Competion Stunt Gathering 2015 seri pertama, Club ini pun meraih juara I di kelas Matic dengan freestyler Boby, juara II di kelas beregu, dan juara III di kelas sport dengan freestyler Indra Chodet.

Dengan banyaknya prestasi yang diraih club tersebut, membuat Henry Vicksian selaku Ketua Freestyle Silent Extrime Padud Jaya bangga. Pasalnya selain menyabet gelar juara diberbagai event kompetisi nasional, Club Freestyle Silent Extrime Padud Jaya pun sudah mengharumkan nama Kota Banjar ke level Asia. Salahsatu anggotanya Yakni Indra Chodet masuk sepuluh besar pada event  Asean Stunt Day 2015 di Jakarta.

“Alhamdulillah, selain berhasil menyabet berbagai gelar juara, anggota kami pun masuk sepuluh besar Asia, sehingga dalam hal ini, kami dapat mengharumkan nama Kota Banjar dilevel Asia,”Ungkapnya disela sela latihan, Selasa (10/11/2015).

Henry menambahkan, bahwa Clubnya terus melakukan latihan guna mencapai hasil maksimal. Bertempat di lapang Tenis Jelat Pataruman, mereka terus melakukan latihan. Menu latihannya yakni Stoppie (angkat ban belakang), Wheelie (angkat ban depan), Burnout (aksi bakar ban), Podium (aksi berdiri diatas motor dengan motor posisi terangkat), Rodeo, stand no hand, rolling stoppie, dan aksi ekstrim lainnya.

Indra Chodet selaku anggota Freestyle Silent Extrime Padud Jaya mengatakan, bahwa dunia otomotif memang sudah menjadi bagian dari hidupnya. Sejak Sekolah Dasar (SD) dirinya sudah mahir mengendarai sepeda motor yang memacu adrenalin. Selain itu, ia pun menilai Club ini sangat solid.

“Freestyle merupakan ekspresi diri kami, dan kami menyalurkannya kedalam bentuk positif,”ujar Indra.

Sementara itu Brigpol Galih Subangkit dari Dikyasa Polres Banjar selaku pembina Club ini mengatakan, terbentuknya Club Silent Extrime Padud Jaya ini, salahsatunya adalah untuk memberikan wadah kepada para pemuda khususnya bagi mereka pecinta freestyle motor. Hal ini supaya mereka  tidak ugal-ugalan atau balap liar di jalan raya. Tidak hanya itu, hal ini juga supaya kota Banjar mempunyai prestasi olahraga otomotif khususnya bidang freestyle motor.

“Kami mencintai otomotif terutama sepeda motor, dan kami eksplorasikan melalui kegiatan seperti ini, semoga Banjar mempunyai prestasi olahraga otomotif, khususnya freestyle motor,”ucapnya.***Hermanto

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang