DSC_0384-300x199 OLAHRAGA  Kejurnas Motocross Seri III Kota Banjar Ajang Adu Nyali Crosser Nasional

Salah satu crosser tampak mengapung saat melintasi bagian sikuit Langen Sari Kota Banjar, foto Hermanto

Gapura Kota Banjar  , – Sirkuit Sport Centre Langensari Kota Banjar benar-benar menjadi ajang pembuktian ketangguhan ratusan Crosser dari berbagai daerah di tanah air. Mereka kembali adu nyali pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross seri III, Minggu (29/5/2016).

Event besutan  Ikatan Motor Indonesia (IMI) pusat bekerjasama dengan Ikatan Motor Banjar (IMB) ini menghadirkan crosser-crosser top nasional seperti Adi Agasi (Bekasi), Joshua Patipy (Papua), Andri Sondakh (sulawesi), Farhan Hendro (Bekasi) serta crosser-crosser cilik yang tampil memukai.

Selain para crosser nasional tidak ketinggalan sejumlah nama mantan crosser terbaik Indonesia seperti  Tong Eng (Bandung), Iwan Cis, Momo Harmono (Surabaya), Dadang Kalyubi (Kota Banjar), Roni Karno (Ciamis), serta crosser-crosser legendaris lainnya.

Kejurnas Motocross ini dibagi menjadi empat kelas, diantaranya SE 65, SE 80, MX 2 Junior, dan MX 2 Open. Sedangkan untuk supporting race dibagi menjadi delapan kelas, yakni SE 50cc, SE 65cc Novice, MX 2 Novice, MX 2 Executive A (40+) dan MX 2 Executiva (30+), MX 2 Pro, MX Legendaris, dan Trail 150cc 4T Open.

Pembalap dari Tim Gapuraning Rahayu sekaligus big bos perusahaan Bus Gapuraning Rahayu, H Roni Karno kembali menyampaikan kesannya jika Kota Banjar akan semakin ramai dan maju, khususnya di bidang otomotif. Menurutnya pembalap atau para crosser nasional dan internasional selalu datang jika ada event motocross yang digelar di Kota Banjar ini.

“Luar biasa, Banjar tak pernah sepi dari peserta dan penonton jika ada event motocross, baik dari pembalap nasional maupun internasional selalu tumplek dalam kejurnas disini. Ini merupakan salahsatu bentuk promosi Kota Banjar supaya lebih dikenal masyarakat luar daerah,”Kata  pembalap yang mengikuti kelas MX Pro ini saat ditemui disela-sela event tersebut. .

Roni Karno berharap bibit-bibit muda crosser tanah air  untuk selalu mengembangkan bakat dan skillnya dari sejak usia dini. Ia juga  menuturkan bahwa kejurnas ini sekaligus merupakan ajang reuni para crosser-crosser legendaris.

“Bagi pembalap junior, kembangan terus skill dan bakat, sehingga nantinya jika sudah menginjak remaja jenjang karir mereka khususnya di dunia balap motocross sudah lebih matang,”Ungkapnya.

Sementara itu ketua penyelenggara, Ir Soedrajat menyatakan, pihaknya merasa bersyukur karena Kota Banjar dipercaya menjadi tuan rumah Kejurnas Motocross seri ke III. Meski sebuah kota kecil, menurutnya Kota Banjar selalu dinamis dalam setiap penyelenggaraan event otomotif.

“Alhamdulillah, Banjar dipercaya sebagai tuan rumah kejurnas motocross seri ke tiga ini, dalam kejurnas ini pun diikuti oleh crosser-crosser top nasional dan dari luar negeri ada dua crosser yakni dari Italy dan Australia,”ujar pria yang kerap disapa Ajat Doglo ini.

Ajat menambahkan, dalam kejurnas kali ini menampilkan crosser-crosser cilik dari berbagai daerah di tanah air. mereka mengikuti balap di kelas SE 50cc.

“Ini merupakan pembinaan, hingga jenjangnya jelas dari 50cc hingga 80cc, tadi pun kami lihat ada pembalap cilik yang usianya masih 6 tahun ikut di kelas 50cc,”katanya.***Hermanto

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Penginapan di Garut Pesan Sekarang