Gapura, Kapolres Garut AKBP Arief Rahman membenarkan jika anggotanya dari jajaran Resmob terpaksa harus melumpuhkan pelaku pencurian kendaraan bermotor menggunakan tembakan hingga tewas karena tersangka dinilai membahayakan setelah sempat duel dengan anggota resmob yang melakukan pengejaran. Kejadian ini berlangsung dikawasan Jalan Suherman, kampung Ciateul, Desa Haurpanggung, kecamatan Tarogong Kidul Sabtu (11/1) dini hari.

“Setelah dihadang petugas, pelaku malah terus melarikan diri, hingga akhirnya berhasil dipepet petugas, dan sempat terjatuh namun masih saja melakukan perlawanan sehingga sempat terjadi pergumulan sengit dipematang sawah”. kata Arief saat dikonfirmasi Sabtu (11/1).

Kapolres Arief menambahkan, pihaknya menilai tersangka pelaku sudah membahayakan keselamatan petugas hingga akhirnya mengeluarkan tembakan peringatan, namun masih belum juga diindahkan tersangka hingga akhirnya ditembak tepat dibagian badan dan tewas seketika.”Tidak ada pilihan lain jika pelaku tidak mengindahkan tembakan peringatan dan terus melakukan perlawanan, kami terpaksa menembak pelaku hingga tewas”.tegasnya

Penangkapan tersangka pelaku curanmor yang berujung tewasnya tersangka berinisla IB (34), bermula saat petugas polsek leles memergoki tersangka tengah mengincar calon korbannya, namun saat hendak ditangkap pelaku melarikan diri kearah Kota Garut dengan menggunakan speda motor. mengetahui pelaku kabur pihak polsek Leles berkoordinasi dengan anggota Resmob Polres Garut hingga akhirnya berhasil melakukan pengejaran.

“Kami masih terus melakukan penyidikan untuk mendalami adanya dugaan keterkaitan tersangka pelaku dengan kasus penembakan anggota polisi di Bogor”. tegas Kapolres Arief

Sementara itu, dari tangan tersangka pelaku polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor, satu buah badik, kunti leter T, telephon genggam serta beberapa lembar mantra-mantra yang tertulis  diatas kertas ***jmb

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang