gambar ilustrasi

gambar ilustrasi

Gapura Kota Banjar , – Dua kelompok pemuda dari Dusun Cipariuk Desa Neglasari, Kecamatan Banjar Kota Banjar dengan warga Dusun Cimanggu Desa Cisaga Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis, terlibat bentrok di Dusun Cipariuk Desa Neglasari kecamatan Banjar Kota Banjar, Kamis (3/12/2015).

Bentrokan kedua kelompok pemuda tersebut diduga dipicu akibat kesalahpahaman diantara kedua belah pihak, Akibat dari kejadian tersebut, dua pemuda mengalami luka lebam.

Menurut keterangan Osef (30) salah seorang saksi mata, kejadian tersebut berawal dari sebuah pesan singkat (SMS )yang dikirim oleh FA (29) warga Banjar kepada AS (19) warga Cisaga-Ciamis. Entah bermaksud apa dalam  SMS tersebut, FA menanyakan keberadaan seorang perempuan berinisial S kepada AS.

“Namun katanya jawaban dari AS seolah-olah FA menuduhnya. Sehingga AS membawa teman-temannya untuk menemui FA di Cipariuk Desa Neglasari Kecamatan Banjar. Setelah sampai disini  AS bersama teman-temannya seolah menantang warga Cipariuk, sehingga terjadi keributan hingga melibatkan masyarakat sekitar”, Kata Osef kepada wartawan.

Osef juga mengaku tidak mengetahui secara pasti apa yang menjadi pemicu bentrokan pemuda bersama warga tersebut.

Sementara itu Anang (28) dari pihak AS menuturkan bahwa kedatangannya ke Cipariuk bukan untuk menyerang ataupun menantang, melainkan untuk menyelesaikan masalah. Namun, pada saat penyelesaian terjadi kesalahpahaman yang mengakibatkan keributan. Anangpun mengaku kaget tiba-tiba sejumlah warga menyerangnya.

“Kami datang kesini untuk menyelesaikan masalah, bukan untuk menambah masalah, namun kami kaget ketika datang ke lokasi, kami diserang sejumlah warga disana sehingga kami pun lari,”ucapnya.

Pada saat situasi masih mencekam, beruntung petugas dari kepolisian Sektor Banjar cepat datang ke lokasi kejadian. Kemudian petugas melerai keduabelah pihak, dan selanjutnya membawa kedua pemuda yang bertikai yakni AS dan FA, serta tokoh masyarakat baik dari Cisaga -Ciamis maupun dari Cipariuk-Banjar ke Mapolsek Banjar, untuk dimintai keterangan dan bermusyawarah.

“Ini hanya kesalahpahaman saja, setelah bermusyawarah kedua belah pihak akhirnya saling memaafkan, serta sudah membuat surat pernyataan untuk berdamai,”ujar Panit Reskrim II Polsek Banjar, Aiptu Mamat Abidin.

Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun sebuah motor Vespa milik AS rusak karena menjadi sasaran amuk warga Cipariuk.***Hermanto

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Buat Kemasan Secara Online di Kemasaja.com