Suprapto sedang menunjukkan no hp yang di gunakan penelpon gelap, foto Hermanto

Suprapto sedang menunjukkan no hp yang di gunakan penelpon gelap, foto Hermanto

Gapura Kota Banjar , – Modus penipuan melalui telephone kini mulai beraksi di Kota Banjar. Penelepon gelap tersebut mengaku bernama Yayan dan mengatasnamakan anggota DPRD Kota Banjar dari fraksi PDI Perjuangan.

Setiaman Kepala desa Neglasari mengaku  pernah dihubungi penelpon gelap yang mengaku bernama Yayan mengatasnamakan anggota DPRD Kota Banjat. Saat menghubungi dirinya si penelepon  meminta kepala desa untuk rapat dengan anggota dewan komisi III dalam membahas masalah pembangunan Perumahan yang ada di wilayah Desa Neglasari.

“Setahu saya, anggota dewan dari fraksi PDI P di Banjar tidak ada yang bernama Yayan, karena mencurigakan kemudian saya bentak dia dan saya bilang jangan macam-macam menipu,” Kata Setiaman, Selasa (26/1/2016).

Saat ditanya apakah pelaku meminta sejumlah uang kepada desa, Setiaman menjawab bahwa ke arah itu tidak ada karena mungkin si penelpon gelap tersebut sudah keduluan dibentak.

“Ke arah sana (uang) tidak ada, mungkin karena keburu dibentak sama saya,”imbuhnya.

Hal yang sama pun diucapkan Ajudan Walikota Banjar, Azis Eka. Ia pun sama dihubungi oleh penelpon gelap pada Senin (25/1/2016). Dalam komunikasinya, ia tidak mengaku Yayan, namun ia mengaku bernama Agus, dan pembicaraannya pun sama mengenai masalah pembangunan perum yang ada di Desa Neglasari.

“Memang benar ada yang telpon seperti itu, dan mengaku anggota DPRD Kota Banjar bernama Agus dari komisi III. Pada intinya ia menyuruh kepada Walikota Banjar untuk menghadiri rapat dalam membahas pembangunan perumahan di Neglasari,”kata Azis saat dihubungi, Rabu (27/1/2016) via ponselnya.

Penasaran dengan penelpon gelap, seorang warga Banjar bernama Suprapto (43) mencoba menghubungi nomor HP si penelpon gelap, dan pada saat itu nomor hp tersebut aktif. Kemudian ia berkomunikasi dengan si penelpon gelap tersebut. Si penelpon tersebut lagi-lagi mengaku bernama Yayan dari fraksi PDIP DPRD Kota Banjar.

“Saya mencoba menghubungi dan ternyata nomor tersebut masih aktif,”ujarnya.

Ia menambahkan, si penelpon gelap tersebut menggunakan nomor 082311655155, dan kini sudah dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Karena mencurigakan dan khawatir penipuan, kemudian saya melaporkan masalah ini ke pihak kepolisian,”pungkasnya.***Hermanto

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Buat Kemasan Secara Online di Kemasaja.com