Lambang PGI, foto istimewa

Lambang PGI, foto istimewa

Gapura Jakarta ,- Partai Golkar Indonesia (PGI) akan segera dideklarasikan dalam waktu dekat. Keanggotaan PGI sebagian besar dari kubu Agung Laksono (AL) yang merupakan hasil Musyawarah Nasional (Munas) di Ancol-Jakarta.

“Persiapan deklarasi sudah mencapai 80 persen. Partai Golkar Indonesia telah mengakomodir para pinisepuh, kader potensial, pemuda/i, purnawirawan TNI/Polri dan purnabhakti PNS yang selama ini ditinggalkan sebagai kekuatan baru untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar,” kata sekretaris panitia deklarasi  Yamin Luther di Jakarta, Kamis (28/1).

Ia menjelaskan deklarasi akan dilakukan 10 hari ke depan. Acara didahului ziarah ke makam sesepuh dan pendiri Golkar serta mantan ketua umum Golkar di antara Soeharto, Suhardiman, Sugandi, Isman, Jendral A.Yani dan Sudharmono.

Yasmin mengaku dirinya dan teman-temannya kecewa dengan sikap Jusuf Kalla (JK) yang menodai keputusan Mahkamah Partai Golkar (MPG). JK asyik memainkan peran tunggal untuk menguasai Partai Golkar tanpa memikirkan nasib kader di daerah.

“100 persen tindakan-tindakan JK menabrak kaidah hukum dan keputusan yang telah diterbitkan oleh MPG,” ujar Yamin.

Menurutnya, tindakan JK menabrak hukum adalah dengan menghidupkan kembali Munas Riau yang sudah habis masa berlakunya. Cari itu dinilai bisa melahirkan kegaduhan baru dan perkelahian berdarah sesama kader Golkar di kota maupun kabupaten. Hal itu karena terjadi perebutan siapa penggurus yang sah. Pasalnya banyak jabatan pimpinan DPD sudah berakhir.

“Untuk menyelamatkan Partai Golkar, 520 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang sudah berdiri berdasarkan SK Menkumham atas kepengurusan DPP hasil Munas Ancol akan mendeklarasikan PGI dalam waktu dekat,” tegasnya. [R-14/L-8] Dkutif dari beritasatu.com

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Buat Kemasan Secara Online di Kemasaja.com