Gapura Nusantara ,- Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) merilis hampir semua kabupaten/kota di wilayah Jawa Barat memiliki potensi gerakan tanah dengan kata lain rawan bencana alam.

Berdasarkan data PBMBG pada Oktober 2016,  ada 22 kabupaten/kota di Jawa Barat yang masuk dalam pemetaan gerakan tanah,.

Diantaranya Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, Bekasi, Bogor, Ciamis, Cianjur, Cirebon, Garut, Indramayu, Karawang, Kuningan, Majalengka, Pangandaran, Purwakarta, Subang, Sukabumi, Sumedang, Tasikmalaya, dan empat kota yakni Bandung, Cimahi, Banjar, Depok.

Menurut Kepala PVMBG, Kasbani,  bahwa Jawa Barat termasuk daerah di Indonesia yang secara geologis memiliki kerentanan gerakan tanah. 

“Kondisi tanah di wilayah ini terdiri dari pegunungan, banyak tebing dan lembah, terjal, curam, tanah retak, gembur, sedangkan bebatuannya banyak mengalami pelapukan,”Sebut Kasbani baru baru ini.

Terkait potensi ancaman tersebut PVMBG, sudah mengirimkan peta zonasi gerakan tanah ke pemerintah daerah yang wilayahnya termasuk daerah rawan gerakan tanah, termasuk kepada 22 pemerintah kabupaten/kota di Jawa Barat.

Sementara itu gerakan tanah atau tanah retak dalam beberapa tahun terakhir terdengan santer terjadi dikawasan Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Garut.

Warga dikedua wilayah terdampak bencana tanah tetak hingga kini masih dihantui rasa was was karena rencana relokasi oleh pemerintah setempat belum sepenuhnya terlaksana.***TGM Dikutif dari berbagai sumber

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Booking Hotel di Garut? Hayukagarut.com