ade-komara-300x200 PENDIDIKAN  Pihak Sekolah Damaikan Guru dan Orang Tua Murid

Ade Komara Orang tua siswa Korban emukulan gurunya yang sempat melaporkan pihak sekolah kepolisi. Foto Hermanto

Gapura Kota Banjar ,- Ade Komara (35) sekaligus orang tua dari Sondi Prilian (14) siswa yang digampar gurunya, siang tadi islah dengan pihak sekolah, Senin (17/11/2014).

Seperti diberitakan sebelumnya, pada hari Sabtu (15/11/2014) Sondi Prilian yang merupakan siswa kelas 9E, diduga digampar oleh gurunya yang berinisial Ded ketika memakan cemilan Kwaci didalam kelas.

Ade Komara datang ke sekolah dengan didampingi oleh salahseorang keluarganya, ia kemudian masuk di ruangan kepala sekolah. Namun sayang pertemuan itu sangat tertutup, bahkan pada saat wartawan dari media cetak, televisi, dan online hendak meliput, para awak media ini tidak diperbolehkan masuk.

Pada saat itu, para awak media terlibat adu mulut dengan pihak sekolah yang melarang wartawan untuk meliput. Kericuhan pun sempat terjadi ketika salahsatu wartawan dari media online disebut sebagai wartawan uka-uka oleh pihak sekolah.

Akhirnya kericuhan mereda setelah anggota DPRD Kota Banjar melerai wartawan dan guru yang terlibat adu mulut. akhirnya wartawan pun diperbolehkan untuk meliput.

“Sudahlah, kita jaga emosi masing-masing,”ujar Anwar Karim anggota DPRD Banjar.

Setelah melalui mediasi, pihak keluarga korban dan guru yang diduga telah melakukan kekerasan, akhirnya islah. Pihak sekoplah dan guru meminta maaf kepada keluarga korban.

Sementara itu, pihak keluarga korban memaafkan Ded, guru bimbingan kesiswaan yang memukul anaknya.

“Kami sudah islah, dan kami sudah saling memaafkan,”ujarnya.

Sementara dari pihak sekolah, Sugiarti (41) salahseorang guru mengatakan bahwa kejadian ini kita ambil hikmahnya. Menurutnya kelas 9 sebentar lagi akan menghadapi ujian.

“Kejadian pemukulan tersebut saya tidak mengetahuinya, namun dari kejadian ini kita ambil hikmahnya,”ucapnya.***Hermanto

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang