SMKN 2 Garut Razia aplikasi Pokemon Go pada Hp siswa Baru pada akhir MPLS, foto SMKteam

SMKN 2 Garut Razia aplikasi Pokemon Go pada Hp siswa Baru pada akhir MPLS, foto SMKteam

Gapura Garut, Mengakhiri kegiaran Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi para siswa baru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Garut, pihak panitia kegiatan memberikan kesempatan kepada sejumlah materi ekstrakulikuler untuk memaparkan atau memeprtunjukan kegiatannya kepada para siswa baru

Tampil mengkampanyekan kegiatannya IPMA (Ikatan Pemuda Masjid), PMR (Palang Merah Remaja), PASKIBRA, PKS (Polisi Keamanan sekolah), PRAMUKA, KJS (Klub Jurnalistik Siswa ), dan TEATER.

“Kegiatan tersebut memang sering dilaksanakan setiap tahun. Jadi para siswa/i akan mengetahui ekskul apa saja yang ada di SMKN 2 Garut dan mana yang mereka minati untuk diikutinya”, Kata Indra Lesmana seorang Pelatih diekskul PASKIBRA. Kamis (21/7/2016).

Para siswa Kata Indra, juga merasa senang mengikuti kegiatan tersebut karena memberikan banyak  motivasi sehingga tertarik untuk mengikuti ekskul yang ada di SMKN 2 Garut.

“Mereka termotivasi untuk mengikuti dan memilih eksul yang ada karena dengan mengikuti ekskul mereka bisa mengasah bakat dan meraih  prestasi”, Ungkapnya.

Smentara itu Siti Nurkholiza salah seorang siwa baru peserta MPLS mengakatan dirinya sangat terkesan dan lebih tertarik untuk masuk ekskul PASKIBRA.

“Saya akan tertarik dan akan ikut Eskul PASKIBRA aja, soalnya penampilanya keren keren  dan saya juga ingin menjadi pengibar bendera di kabupaten  Garut”, Tutur Siti siswa yang mengambil jurusan Broadcasting ini.

Kegiatan menaik pada akhir masa MPLS ini juga dirasakan para peserta pada saat adanya Razia yang dilakukan oleh para pengurus OSIS. Jika biasanya kegiatan razia itu merazia rambut, pakaian, atau barang yang tidak lazim untuk dibawa kesekolah. Lain halnya dengan razia kali ini.

Para peserta diintruksikan untuk mengeluarkan HP dan para panitia mencari HP yang memiliki aplikasi game Pokemon GO. Kemudian setelah itu para peserta diberi pengarahan mengenai hal positif dan negatif dari game tersebut.

Razia tersebut dilakukan agar para siswa/i menggunakan aplikasi tersebut dangan hati-hati, sehingga tidak terjadi lagi peristiwa mengerikan seperti yang sudah banyak diberitakan.

“Ya kegiatan ini sengaja kami lakukakan dari pihak OSIS supaya para siswa/i bisa menggunakan Handphone secara baik dan dipakai untuk hal yang lebih menfaat”. Tegas Jujun Akbar Ketua OSIS SMKN 2 Garut.

Kegiatan razia aplikasi game Pokemon tersebut menutut Jujun juga mendapatkan dukungan positif dari para Guru dan Kepala Sekolahnya.***Smkteam

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Buat Kemasan Secara Online di Kemasaja.com