Puluhan siswa SD Sukaratu 1 Garut saat mendapatkan  pemulihan mental oleh para relawan, foto dok

Puluhan siswa SD Sukaratu 1 Garut saat mendapatkan pemulihan mental oleh para relawan, foto dok

Gapura Garut ,- Bangunan Sekolah Dasar  (SD) Negeri 1 Sukaratu, di Desa Sukaratu, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten  Garut, memang masih berdiri kokoh meski banjir bandang akibat luapan sungai Cimanuk yang menerjang pada Selasa 20 Septeber 2016 lalu sempat merendam bangunan tersebut hingga ketinggian 1,5 meter.

“Kami hanya kehilangan seluruh isinya saja, mebelair mulai kurs meja dan lemari semuanya hancur patah-patah akibat terendam banjir. Buku-buku dan seluruh data siswa termasuk bahan ujian semester juga hilang dan rusak terendam banjir,” Kata Ihat Solihat salah seorang Guru SDN 1 Sukaratu saat ditemui, Minggu (25/9/2016).

Menurutnya, pihak sekolah pada Senin besok (26/9/2016) akan kembali memulai aktifitas belajar meski dengan peralatan dan kondisi apa adanya.

“Besok kami akan memulai kegiatan belajar mengajar karena sudah hampir enam hari diliburkan. Meski dengan peralaan dan kondisi bangunan sekolah yang masih lembab akibaat banjir kami harus memulai karena kasihan anak-anak terlalu lama tidak belajar,”Ungkapnya.

Ihat menyebutkan ada sekitar 170 siswa yang terdampak langsung oleh bencana banjir karena berasal dari tiga kampung terdampak, masing-masing dari kampung Cihaur, Kampung Patrol dan Kampung Janger.

“Mereka yang terdampak  para siswa kami yang berasal dari tiga kampung yang terkena luapan banjir. Mereka kehilangan seluruh harta bendanya karena terendam banjir dan terbawa hanyut,” Tuturnya.

Sejauh ini lanjut Ihat bantuan sudah terus mengalir dan ia menyarankan bantuan diberikan untuk memenuhi kebutuahan sekolah mulai seragam, tas dan sepatu serta alat tulis.

“Mungkin alat-alat tulis buku-buku paket juga terutama pakaian seragam , tas dan sepatu mereka sangat membutuhkan,”Tandasnya.***TGM

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Booking Hotel di Garut? Hayukagarut.com