Gapura Purwakarta  ,- Para pelajar di Kabupaten Purwakarta, berhasil menghimpun bantuan untuk korban banjir bandang di Garut dan tanah longsor di Sumedang hingga mencapai total Rp 3,5 miliar jika diuangkan.

Bantuan para pelajar Purwakarta dari berbagai tingkatan sekolah ini berupa paket sembako, paket alat tulis dan perlengkapan sekolah.

Pengiriman ribuan paket bantuan dari para pelajar Purwakarta itu akan dikirim dua tahap. Dimana sejumlah paket tersebut seperti 1000 paket alat tulis dan perlengkapan sekolah, 1.000 paket pakaian dan kebutuhan pribadi mulai didistribusikan ke lokasi bencana, Senin (26/9/2016).

Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi menyebutkan bantuan ini merupakan bentuk empati para pelajar dan warga Purwakarta terhadap para korban bencana di Garut dan Sumedang.

“Ini merupakan empati seluruh warga berikut pelajar. ‘Udunan’-nya bukan berupa uang tetapi berupa barang siap pakai. Alhamdulillah bisa berpartisipasi membantu membantu warga Garut dan Sumedang yang saat ini sedang kesusahan,” kata Dedi dalam rilisnya.

Dedi yang kini juga  menjabat Ketua DPD Golkar Jawa Barat mengaku akan membantu pembangunan rumah warga yang terdampak bencana di dua Kabupaten tersebut.

Bersama para relawannya, Dedi mengatakan, akan membangun setidaknya 50 rumah yang terdampak bencana. Puluhan rumah itu akan dibangun dengan desain arsitektur khas Sunda agar tahan terhadap bencana.

“Saya banyak relawan yang bisa diberdayakan untuk membangun rumah warga. Ketua DPRD Garut juga sudah komunikasi,” Sebutnys.

Dedi menambahakan jika pihaknya telah siap membantu pemulihan rumah warga korban bencana.

“Intinya kita siaplah membangun kembali, bahkan dengan desain perkampungan khas Sunda. Target awal 50 rumah, bertahap bisa sampai 100 rumah dengan total anggaran Rp 2 miliar,”Tandasnya.***Deni

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Booking Hotel di Garut? Hayukagarut.com