Gapura Garut ,- Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan optimis Kabupaten  Garut dapat meraih prestasi di ajang Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Rudy menyampaikan hal tersebut  dihadapan Tim Penilai Provinsi Jawa Barat, saat berkunjung ke Garut yang diterima di Aula Bappeda Kabupaten Garut.

Menurut Rudy Kabupaten Garut menyodorkan dua perwakilannya, masing-masing SMAN 1 Garut dan SMPN 1 Sukawening yang telah melalui proses penilaian tingkat kabupaten.

“Kami meyakini salah satu sekolah kita bisa menyisihkan sekolah lain di Jawa Barat. Kesiapan dari perwakilan yang kita ikut sertakan memiliki banyak inovasi yang terus dikembangkan, seperti pengelolaan sampah, budidaya tanaman sehat, kebersihan lingkungan, pengoptimalan kegiatan UKS (Unit Kesehatan Sekolah), serta menerapkan kebiasaan untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan sehingga adanya rasa memiliki terhadap sekolah yang harus dijaga,”Paparnya.

Keterlibatan siswa  lanjut Rudy selama ini diarahkan untuk mengajak masyarakat Garut peduli terhadap lingkungan dan kesehatan dengan cara menempelken sticker dikendaraan umum, serta kegiatan sosial lainnya menjadi bukti tertanamnya jiwa peduli lingkungan di seluruh siswa.

Ia menyebutkan selama kegiatan berlangsung, baik SMAN 1 Garut  maupun SMPN 1 Sukawening  telah mampu menampilkan kesiapannya.

“Salah satu contoh, di SMAN 1 Garut sudah dibentuk divisi-divisi berkaitan dengan sekolah sehat, seperti divisi pengelolaan sampah hingga konseling pelajar. Begitu pula dengan SMPN 1 Sukawening,  beberapa titik lokasi dibangun sarana UKS  serta penataan lingkungan yang sehat dan nyaman.”Tuturnya.

Ketua Tim Penilai, H. Dedi Iskandar, menyatakan, penilaian lebih dititikberatkan pada tiga kriteria; Best of Performance, Achievement, dan attitude.

Ia mengingatkan, lomba ini hanya wahana motivasi saja, lebih dari itu bagaimana kesehatan menjadi kebutuhan. Meski demikian ia mengisyaratkan dua kandidat ini terlihat memiliki kans meraih prestasi. Salah satunya sangat siapnya sekolah ini untuk dinilai, terlebih dukungan Pemerintah Kabupaten Garut.

“Saya juga heran mengapa saya mau datang langsung ke sini, mungkinkah ini pertanda?”, ujar Dedi setengah bertanya.

Selama penilaian, rombongan  dibagi dua tim di masing-masing lokasi, dimana masing-masing tim didampingi tim kabupaten.***JMB

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang