Gapura,– Agar segera dapat memperbaiki Jembatan Bokor di  Kampung Bokor Desa Tanjungmulya Kecamatan Pakenjeng yang mengalami keruakan akibat bencana banjir bandang,  Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat ke Pemerintah provinsi Jawa Barar agar pihaknya mendapatkan bantuan dana untuk membangun jembatan yang rusak dipakenjeng segera dicairkan.

“Kami sudah menyurati pemerintah provinsi agar dana BTT (Biaya Tak Terduga) segera dicairkan. Rabu 14 Mei 2014 besok, dinas terkait, yaitu Distarkim Garut akan memulai rekonstruksi ke Kecamatan Pakenjeng,” kata Rudy, Selasa (13/5/2014) kepada sejumlah wartawan dikantornya.

Berdasarkan  laporan yang diterimanya, menurut Rudy perbaikan Jembatan Bokor akan menelan biaya antara Rp800 juta hingga Rp1 miliar rupiah,  jika dibangun dengan konstruksi jembatan permanen  Oleh karenanya,  Pemkab Garut sangat memerlukan dana BTT dari Pemprov Jabar.

“Pembuatan jembatannya harus segera dilakukan. Lebar sungainya kan lumayan, jembatannya juga harus panjang. Ini menyangkut keselamatan warga yang melintas di sana, ini membutuhkan anggaran cukup besar”. tegasnya.

Sempat diberitakan sebelumnya, Pemkab Garut mengaku tidak memiliki dana untuk memperbaiki Jembatan Bokor di Desa Tanjungmulya, Kecamatan Pakenjeng. Saat meninjau lokasi Jembatan Bokor pada 16 April 2014, Kepala Distarkim Kabupaten Garut Deni Suherlan mengatakan jika anggaran pemerintah daerah untuk memperbaiki jembatan di 2014 telah habis terserap.***TG

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang