GRT_RATUSAN-SANTRI-DAN-ULAMA-GARUT-TOLAK-ISIS-2-006_0001-300x225 PARIWISATA BUDAYA PERISTIWA  Ratusan Santri dan Ulama Garut Deklarasi Tolak ISIS

Ratusan Santri dan Ulama bersama Muspida Garut Deklarasikan Penolakan Terhadap ISIS Jumat (8/8/2014) poto jmb

Gapura Garut ,- Penolakan terhadap Islamic State Irak And Syiria atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), disuarakan ratusan santri dan Ulama beserta Tokoh masyarakat, Ormas, OKP dan LSM serta berbagai elemen pergerakan dikabupaten Garut dalam sebuah Deklarasi penolakan di alun-laun depan Pendopo Garut Jumat (8/8/2014).

Kegiatan Deklarasi ditandai dengan penyampaian orasi penolakan oleh Bupati Garut Rudy Gunawan, Perwakilan Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut serta Perwakilan Kalangan Pesantren dan ormas Islam.

Hadir Dalam kesempatan Deklarasi unsur Muspida Garut  serta unsur terkait lainnya. Deklarasi juga diakhiri dengan pembubuhan tandatangan penolakan pada kain putih sepanjang 50 meter yang yang dilakukan para peserta Deklarasi.

Terkait pesoalan tersebut, pihak Kepolisi Garut mengaku telah meningkatkan pengawasan terhadap berbagai kelompok dan organisasi massa di Garut.

Menurut Kapolres Garut AKBP Arif Rachman, dari pengawasan yang telah dilakukan sementara ini, belum ada indikasi warga Garut yang bergabung atau menyatakan dukungannya untuk ISIS.

“Sementara ini belum ada. Masyarakat kami imbau agar segera melapor kepada aparat keamanan terdekat jika melihat adanya kelompok-kelompok ISIS,” kata Arif, Jumat (8/8/2014).

Arief menilai jika pun gerakan ISIS ada di Indonesia, kegiatannya baru bersifat di bawah permukaan. Dengan demikian, perlawanan yang harus dilakukan terhadap kelompok ini adalah bekerja sama dengan stakeholder di masyarakat.

“Aktivitas seperti ISIS di Indonesia bersifat asimetrik, yaitu bergerak dibawah permukaan. Kami akan terus melakukan koordinasi dalam hal pemantauan dengan unsur pemerintahan dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menyatakan siap untuk memberikan pengertian kepada masyarakat terkait gerakan radikal ISIS. Dia meminta agar tidak ada satu orang pun warga Garut terlibat dalam setiap bentuk kelompok ISIS.

“Kami dengan tegas menolak keberadaan ISIS. Jangan sampai paham radikal ISIS yang bertolak belakang dengan keutuhan NKRI dan Pancasila berkembang di Garut. Saya pun meminta agar masyarakat yang mengetahui adanya gerakan-gerakan tidak wajar untuk segera melaporkannya kepada pihak yang berwajib,” Pungkasnya***jmb

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang