wpid-wp-1407556753292 PERISTIWA  Ratusan Warga Heboh Tangkap Lutung Masuk Kampung

Gapura Garut ,- Ratusan warga Desa Kolot Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut Jawa Barat dihebohkan seekor lutung(Langur) sejenis Kera berbulu hitam yang masuk perkampungan warga.

Beredar berbagai spekulasi ditengah tengah warga dengan berbagai isu diantaranya bagi yang berhasil menangkapnya akan mendapatkan hadiah.

“Warga berbondong bondong memburunya ingin menangkap karena ada isu iming iming hadiah uang sampai 15 juta katany”. Kata Ust. Yamin tokoh masyarakat sekitar Sabtu (9/8/2014).

Menurutnya warga sekitar hampir setiap hari melakukan upaya penangkapan meski sudah hampir satu pekan namun belum ada yang berhasil menangkapnya.

“Simpang siur jadinya ini banyak gosip, harapan saya segera dapat ditangkap supaya tidak jadi tontonan warga terus”. Ungkapnya.

Sementara itu terkait kabar jika Lutung tersebut merupakan lutung jadi jadian sehingga susah untuk ditangkap, Ust. Yamin membenarkan beredarnya isu tersebut tetapi sulit sekali untuk dibuktikan.

“Memang beredar juga isu seperti itu, namanya warga segala juga cepat tersebar jadi gosip”.Pungkasnya

Dilokasi juga terlihat sejumlah petugas kepolisian dari Sektor Cilawu memantau kegiatan warga berburu lutung tersebut.

Bagi Isah dan anak anaknya, warga sekitar, adanya Lutung tersebut menjadi hiburan tersendiri. Dirinya hampir setiap hari menyempatkan melihat orang-orang yang selalu rame-rame berusaha menangkap Lutung tersebut.

“Habis penasaran ingin melihat lutungnya dari dekat, harapannya segera cepat dapat ditangkap penasaran”. ungkapnya.

Isah bersama ratusan warga lainya datang silih berganti memenuhi lokasi tempat lutung tersebut bersembunyi di atas pepohonan disepanjang anak sungai yang membelah Desa Mangkurakyat dengan desa Kolot.

Menurut warga, keberadaan Lutung tersebut tidak pernah mau pergi jauh meninggalkan tempat tersebut, hanya sesekali masuk keperkampungan saat  mencari makanan saja.***jmb

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang