Gapura Garut,- Ancaman membokit restribusi yang dilontarkan para pedagang pasar Guntur Ciawitali Garut, Jawa Barat terkait jelaknya infrastruktur Jalan dikawasan pasar, direspon pihak pemerintak Kabupaten Garut melalui Dinas Bina Marga setenpat.

Kepala Dinas Bina Marga kabupaten Garut Eded Komara Nugraha mengatakan,  Keterbatasan anggaran menjadi penyebab Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut selama ini belum mampu penuhi permintaan pedagang Pasar Guntur tersebut.

Menurutnya, anggaran yang dikucurkan untuk memperbaiki jalan diseluruh wilayah Kabupaten Garut tahun ini, hanya sekitar Rp86 miliar saja.

“Hanya cukup untuk  280 km jalan yang bisa diurus dari total 828 km. Anggarannya sangat terbatas. Jadi, kami sangat tidak mungkin memperbaiki jalan di pasar tahun 2014 ini,” kata Eded, Selasa (19/8/2014).

Eded menambahkan, diperlukan perbaikan menyeluruh pada pembangunan jalan di kawasan Pasar Guntur Ciawitali,sebab  saluran drainase di pasar terbesar ini kondisinya sudah sangat buruk.

“Bukan hanya jalan kalau ingin diperbaiki, saluran drainasenya juga harus diperbaki. Sangat percuma kalau jalan dihotmix saja tanpa diperbaiki saluran airnya,tidak akan bertahan lama”.Ungkapnya.

Eded meyakinkan bahwa pihaknya telah berencana menganggarkan perbaikan jalan sekaligus saluran drainase di kawasan Pasar Guntur pada anggaran tahun 2015 mendatang. Ia optimis jika anggaran perbaikan jalan pada 2015 menjadi lebih besar, yakni sekitar Rp300 miliar.***TG

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang