juns-tasik_premium-bersubsidi-langka-warga-kelabakan-006_0001-300x225 PERISTIWA USAHA & PRODUK  Premium di Ciamis Dan Pangandaran Langka, Warga Kelabakan

Gapura Ciamis ,- Dikuranginya pasokan stok premium bersubsidi di Kabupaten Ciamis dan Pangandaran, Jawa Barat, membuat warga kelabakan mencarinya setelah SPBU yang ada kehabisan stok BBM tersebut.

Habisnya stok BBM bersubsidi tersebut terjadi di SPBU Kertahayu di kecamatan Pamarican, kabupaten Ciamis. Sejak beberapa hari terakhir stok BBM di SPBU tersebut terus mengalami kekosongan karena terjadinya pengurangan pasokan dari depo.

Menurut pengelola SPBU Kertahayu, kelangkaan premium bersubsidi ini menyebabkan setiap hari harus selalu kehabisan karena jatah pasokan dari pertamina sudah beberapa hari terakhir dibatasi.

“biasanya SPBU kami mendapatkan pasokan premium sebanyak dua hingga tiga tangki, namun saat ini hanya mendapatkan pasokan satu tangki saja, sehingga Cuma bertahan beberapa jam saja”. Kata Wahyu salah seorang pekerja SPBU Kertahayu Jumat  (22/8/2014)

Menurutnya, pihak SPBU tidak bisa berbuat banyak karena jatah yang biasa diterima memang dikurangi jumlahnya..

Dalam pemantauan dilapangan, tidak hanya di SPBU Kertahayu, sejumlah SPBU di sepanjang jalan raya nasional mulai dari Kabupaten Ciamis hingga kabupaten Pangandaran mengalami hal yang sama.

Seperti di SPBU Banjarsari, SPBU Padaherang, SPBU Kalipucang dan Pangandaran/mengelami kekosongan. “Kami harus mencari kesana kemari untuk memnuhi kebutuhan BBM sehari-hari, motor dan mobil gak bisa digunakan karena Bensinya habis”. Kata Abah (53) Pamarican Ciamis.

Menurutnya, sejumlah warga terpaksa harus mencari SPBU lainnya yang masih mempunyai stok premium. “warga disini terpaksa mencari BBM sampai ke Kota Banjar bahkan sampai ke daerah Cilacap Jawa tengah”.Imbuhnya.

Abah menambahkan, sebagian warga enggan membeli BBM jenis pertamax meski stoknya cukup karena harganya dinilai mahal. “Warga lebih memilih menunggu dan mengantri di SPBU untuk menunggu datangnya pasokan premium”.

Sementara pihak pengelola tidak bisa menjanjikan pasokan premium datang sesuai harapan warga karena yang menentukan adalah pihak Depo Pertamina.***Abun Budiawan

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang