Gapura Bandung ,- Sebuah tempat Massage dan Karaoke yang diduga memberikan pelayanan birahi plus plus atau esek-esek anak baru gede, dikawasan Jalan Pangarang Kota Bandung, Jawa Barat Jumat (22/8/2014)malam di grebek secara mendadak langsung oleh Wali kota Bandung Ridwan Kamil bersama gabungan Satpol PP serta Petugas Kepolisian.

Hasilnya sejumlah terapis dan Lelaki hidung belang tertangkap basah sedang mesum tanpa busana, bukan hanya itu puluhan pemijat bugil juga diamankan petugas.

Satu persatu, kamar yang dijadikan tempat massage tersebut langsung digledah. Dari sebuah kamar berukuran besar ini, petugas mendapatkan seorang terapis bersama pelangganannya sedang melakukan hubungan intim secara bugil.

Tidak haya satu kamar, ternyata disejumlah kamar lainnya pun, Walikota memergoki terapis dan pelanggannya tanpa busana melakukan praktek massage atau pijit (full body massage)

Bungan salah seorang terapis yang tak terima di grebek, sempat ngamuk dan mencaci maki petugas . dirinya mengaku tidak terima dengan aksi razia tersebut.

Menurutnya, dirinya melakukan pelayanan service ranjang alias hubungan layaknya suami istri lantaran diminta pelanggan untuk memuaskan sahwatnya.

“Ya mau bagaimana lagi saya kan diminta untuk melayani pelanggan, agar semua pelanggan terpuaskan” uangkapnya berkilah.

Bunga bersama puluhan pekerja therapis massage plus-plus tersebut memang sengaja bekerja untuk mencari nafkah guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Saya kan butuh makan, sementara pekerjaan yang lain tidak ada, ya.. jalani aja yang bisa menghasilkan uang dengan menjadi pemijat di disini”. Ungkapnya sambil memalingkan muka.

Setelah digeledah satu persatu kamar plus-puls tersebut, kemudian terapis perempuan yang usianya masih remaja langsung didata dan diberi pengarahan langsung oleh wali kota Bandung.

Razia ini dilakukan, setelah adanya laporan keresahan masyarakt tentang adanya praktek pelayanan mesum dengan modus pijat.

“Setelah di cek, ternyata benar tempat hiburan ini menyediakan full body massage hingga permainan ranjang”. Kata Ridwan Kamil disela-sela razia tersebut.

Menurutnya, usai didata dan dikumpulkan sekitar 21 orang wanita sebagai terapis dengan pakaian minim tersebut akan dilakukan pembinaan . “Mereka akan didata dan dibawa ke kantor satpol PP , untuk sementara lokasi ini kita tutup dan disegel karena sudah melanggar aturan”. Pungkasnya.***Barbarazev

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang