Gapura Garut,- Sekitar sembilan orang Mahasiswa yang hendak pulang dari Gunung mengalami luka-luka dalam insiden tergulingnya  truk pengangkut pasir yang ditumpangi mereka dikawasan Gunung Guntur, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Menurut Dandim 0611 Garut Letkol Infanteri Bungkus Hadi Suseno, para penumpang adalah mereka yang pulang dari aktivitas berkemah (camping) di Gunung Guntur. Peristiwa truk terguling ini berlokasi di Blok Citiis, Kampung Citiis, Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut.

“Peristiwanya dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, yaitu sebuah truk pengangkut pasir yang ditumpangi para pemuda pemudi yang habis berkemah terbalik. Sembilan diantaranya mengalami luka sedang dan berat,” kata Dandim, Minggu (2/11/2014).

Para korban, lanjut Dandim Hadi Suseno, kemudian dievakuasi dari Pos Gunung Guntur Kampung Dukuh, Desa Pasawahan, sekitar pukul 18.30 WIB untuk mendapat pertolongan medis di Puskesmas Tarogong. Dandim menambahkan, pihaknya belum bisa mengetahui seluruh identitas para korban berikut sekolah atau universitas tempat mereka belajar.

“Dalam kondisi seperti ini, kami belum bisa menanyakan identitas mereka keseluruhan. Apakah mereka mahasiswa, pelajar, atau apa, kami belum tahu. Kami beserta BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) fokus dulu kepada evakuasi. Yang mengalami luka-luka sudah dibawa ke Puskesmas Tarogong untuk mendapat tindakan medis lebih lanjut,” jelasnya.

Hadi Suseno menambahkan, beberapa korban luka sedang dan berat yang sementara ini berhasil diidentifikasi diantaranya adalah Niken (21), warga Bandung, mengalami luka bocor di kepala, Ana (21), warga Bandung, mengalami pingsan atau tidak sadarkan diri, Purnomo (20), warga Tangerang, mengalami luka ringan di bagian lengan, Suhendri (22) warga Tangerang, mengalami luka-luka di kaki, Latif (23), warga Tangerang, mengalami luka di bagian wajah dan punggung, serta Reza (20), warga Tangerang, mengalami luka robek di bagian tangan.***TG

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang