IMG01537-20141201-1207-300x224 PERISTIWA  Mayat Tanpa Identitas Mengambang di Sungai Citanduy

Sejumlah petugas dari berbagai intansi terkait melakukan upaya evakuasi terhadap mayat yang mengambang dsungai Citanduy tersebut. Senin (1/12/2014). foto Hermanto

Gapura Kota Banjar ,- Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas, ditemukan warga mengambang di sungai Citanduy, tepatnya di belakang pasar Banjar, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman Kota Banjar,  Jawa Barat, Senin (1/12/2014), sekitar pukul 10.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dilokasi ditemukannya mayat tanpa identitas ini, pertama kali ditemukan oleh Pariman (52) warga dusun Cikadu, Kelurahan Karangpanimbal Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar.

Pariman saat itu sedang memancing, kemudian ia melihat sesosok mayat yang mengambang disungai dengan posisi terlungkup, dan mayat tersebut menyangkut di sebuah pohon yang berada di pinggir sungai Citanduy.

“saya sedang memancing, kaget karena tiba-tiba melihat ada mayat yang mengambang di sungai, kemudian saya melaporkan adanya mayat tersebut ke Polisi”. Kata Pariman Senin (1/12/2014).

Menurutnya, mayat tersebut memiliki ciri-ciri berambut pendek hitam, memakai baju kemeja warna coklat, dan memakai celana loreng pendek.

Tidak lama berselang setelah kabar penemuan mayat tersebut tersebar luas, pihak BPBD Kota banjar juga tiba di lokasi kejadian bersama pihak kepolisian dari polres Banjar.

Evakuasi korban memakan waktu sekitar 2 jam, karena medan yang cukup sulit. Mayat tersebut kondisinya sudah membusuk, sehingga membuat warga dan petugas yang melakukan evakuasi harus menahan bau menyengat.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Banjar, AKP Shohet mengatakan bahwa mayat tersebut diduga sudah dua hari berada mengambang di sungai Citanduy, dan pihaknya hingga kini masih belum mengetahui identitas mayat tersebut.

“Kami belum mengetahui identitas mayat tersebut, mayat tersebut diduga sudah dua hari di sungai,”katanya.

Shohet menambahkan, pihak kepolisian selanjutnya membawa mayat tersebut ke RSUD kota Banjar untuk di otopsi.***Hermanto

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang