Gapura Sumedang ,- Banyaknya korban minuman keras (miras) oplosan di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat membuat Bupati Sumedang Ade Irawan akhirnya menetapkan status Kejadian Luar Biasa dalam kasus miras yang merenggut nyawa 10 orang tewas serta seratusan lebih harus dirawat RSUD Sumedang.

“Kita masih akan berkordinasi terkait dengan biaya perawatan bagi para korban  miras oplosan ini, mungkin hari senin sudah ada keputusan, ini memang Kejadian Luar Biasa”. Kata Bupati Sumedang Ade Irawan Saat menjenguk para korban miras oplosan di RSUD Sumedang Jumat (5/12/2014).

Sementara itu berdasarkan catatan pihak medis RSUD Sumedang, hingga Jumat (5/12/2014), jumlah korban  mencapai 101 orang.

Menurut Kepala Bidang Pelayanan Medis, RSUD Sumedang, Dokter Yanuar Salman, pihaknya telah memberikan pelayanan medis kepada warga korban miras oplosan tersebut.

“Hingga kini (pasien) yang masuk ke sini sudah mencapai 101 orang,” kata Yanuar.

Menurutnya, pihak rumah sakit melakukan penanganan kepada pasien korban minuman keras, untuk tindakan awal para petugas medis melakukan pemeriksaan, sejauh mana korban itu terkena racun.

“Kita lakukan pemeriksaan, kalau yang (sakitnya) parah, kita sarankan untuk dirawat di sini, kalau hanya ringan-ringan saja, kita cukup kasih obat saja, dan kalau sudah membaik, kita perbolehkan pulang, kalau tak kunjung membaik, ya, kita tangani dulu sampai kondisinya benar-benar baik,” Ungkapnya.***Ungkapnya.***TG

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang