Gapura Kota Banjar , – Diduga buntut dari serangkaian aksi unjuk rasa yang terus dilakukan para aktifis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Banjar, Jawa Barat, Kantor Sekretariat Organisasi mahasiswa yang paling getol mengkritisi berbagai hal di Kota Banjar tersebut, nyaris dibakar oleh orang yang tidak dikenal.

Sekretariat PMII Kota Banjar yang beralamat di dusun Sukamaju RT 11/6 Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman Kota Banjar, diketahui pada Kamis (11/12/2014) dini hari, sekitar sekitar pukul 02.45 WIB nyaris berasil dibakar orang tak dikenal.

Upaya percobaan pembakaran kantor sekretariat PMII Kota Banjar tersebut, diduga merupakan buntut dari aksi demo yang dilakukan mahasiswa PMII belakangan ini terutama pada aksi sehari sebelumnya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, orang tak dikenal tersebut sudah berhasil membakar bendera dan spanduk PMII yang terpasang didepan kantor sekretariat tersebut.

Menurut Fahrul, salah satu anggota PMII Kota Banjar  yang pada saat itu berada di kantor mengatakan, bahwa dirinya bersama tiga temannya saat kejadian sedang giliran piket di Kantornya.

“Saya bersama teman-teman ada Herom, Sodik, dan Yayat, memang sedang berada didalam kantor sekretariat, namun saat kejadian pembakaran  Sodik dan Yayat kala itu sudah tertidur lelap”. Kata Fahrul membeberkan kejadian yang dialaminya.

Kebetulan ketika itu lanjut Fahrul, dirinya sedang menonton bola bersama Herom, dan saat itu kami mendengar ada suara sepeda motor matic yang knalpotnya racing. Berselang beberapa menit, tiba-tiba ada kepulan asap dari luar.

“kami kaget kantor telah terbakar, saya berdua berusaha memadamkan api yang sudah membakar spanduk, bendera, dan bagian daun jendela dengan menggunakan air dari sumur”. Tuturnya.

Atas peristiwa tersebut, saat ditanya apakah ada kaitannya dengan demo sehari sebelumnya,  keduanya mengaku tidak bermasuk mengarah atau mengait ngaitkan kearah itu, dan ia khawatir malah menjadi fitnah.

Sementara itu, Wakil ketua PMII Kota Banjar, Wahidan, menyebutkan bahwa upaya pembakaran yang dilakukan orang tak dikenal itu adalah sudah termasuk intimidasi, dan jika itu merupakan buntut dari aksi demo kemarin, dirinya beserta anggota PMII lainnya malah tambah semangat.

“Kami tidak takut dengan adanya intimidasi tersebut, dan justru kami malah tembah semangat jika upaya pembakaran itu adalah buntut dari aksi demo kami kemarin,”ujarnya.

Wahidan pun menambahkan, atas kejadian ini, PMII Kota Banjar akan melaporkan ke pihak kepolisian.***Hermanto

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang