Gapura Garut ,- Setelah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung,  Susi Hikmah (39) akhirnya meninggal dunia.

Istri korban luka bakar disekujur tubuhnya ini akibat dibakar hidup-hidup oleh DS suaminya sendiri dirumahnya dikampung Waruga Tengah Desa Bina karya Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Susi meninggal dunia karena mengalami luka bakar parah hampir disekujur tubuhnya, sebelum dilarikan ke RSHS Bandung, Korban sempat dirawat di RSUD Garut, namun oleh petugas medis di Garut dirujuk ke Bandung.

Sementara itu DS (40) Pelaku pembakaran yang merupakan suami korban kini sudah berada didalam tahanan Mapolres Garut sedang menjalani pemerksaan untuk memepertanggung jawabkan perbuatannya dimuka hukum.

Pelaku DS, semula diancam 10 tahun penjara karena istrinya mengalami luka bakar serius dan dirawat di rumah sakit. Namun ancaman hukuman akan ditingkatkan karena istrinya meninggal dunia pada Senin( 15/12/2014) pagi.

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Dadang Garnadi, mengatakan sebelumnya tersangka dijerat pasal 44 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara, namun  karena akhirnya korban meninggal dunia, tersangka dijerat dengan pasal yang sama pada ayat 3.

“Kami mendengar bahwa tadi pagi korban meninggal. Kami juga mengubah pasal untuk menjerat tersangka lebih berat,” kata Dadang Senin ( 15/12/20140).

Menurutnya, pihaknya dalam waktu dekat akan melaksanakan rekonstruksi atas kasus yang masuk dalam Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) itu untuk kelengkapan penyidikan.

Diberitakan sebelumnya, berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun dari lokasi kejadian, sejumlah tetangga korban menuturkan awal peristiwa tragis yang menimpa Susi diduga dipicu oleh cekcok diantara suami istri tersebut, dimana DS meminta sempat uang pada istrinya sebesar 4 juta rupiah untuk menggadai sebuah sepeda   motor, namun  permintaan itu tak dikabulkan Susi.

“memang sempat cekcok gara-gara minta uang si suaminya itu” Kata salah satu tetangga Korban yang meminta namanya tidak disebutkan.

Menurutnya, mereka sempat terlibat cekcok bertengkar hebat, dan entah kenapa tiba-tiba usai berterngkar si DS benar-benar nekad membakar istrinya.

“dikirain cuma ngamcam aja pada saat lagi marah mau membakar istrinya, ternyata memang nekad dia”. Sesal tetanggnya.

DS membakar tubuh Susi dengan menyiramkan bensin lalu menyalakan api ke tubuh istinya hingga nyaris gosong. Susipun  menjerit-jerit kesakitan sambil meminta tolong. Melihat kejadian tersebut sejumlah  tetangganya bertangan memberi pertolongan dengan memadamkan api.

Kini kasus penganiayaan suami terhadap isrinya tersebut sudah ditangani oleh pihak kepolisian dari Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Polres Garut.

Menurut Kanit PPA Polres Garut, Ipda Wien Christianingsih, pihaknya sudah melakukan penahanan terhadap tersangka DS untuk memepertanggung jawabkan perbuatannya.

“Kami masih mendalami motif perbuatan pelaku sebagai suami  yang tega membakar istrinya sendiri”. Ucapnya.***TG

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang