01-REZA-PAHLEVI-300x200 PERISTIWA SENI & HIBURAN  FTV “Hidayah Untuk Suami Tercinta” Di Garut

Reza Pahlevi dan Lenny Sri Mulyani, dalam sebuah adegan FTV “Stasiun Cinta” di Garut. Aktor yang mengental dengan karakteristik antagonis itu, akan kembali hadir di Garut dalam syuting FTV “Hidayah Untuk Suami Tercinta” garapan Dean Gunawan. (Foto: Ridwan Martha).

Gapura Selebrita. Meski pelantikan Ny Hj Diah Rudy Gunawan sebagai Ketua DPC PARFI Garut masih tertunda, namun Rani Permata Dicky Chandra sudah bersiap memenuhi janjinya untuk menggarap FTV di Garut.

“Insya Allah, jelang akhir Maret ini kami akan syuting di Garut, yang menyerap banyak para pemain pendukung dari Garut” ungkap Rani Permata, Selasa pagi, dalam kapasitas produser pelaksana FTV “Hidayah Untuk Suami Tercinta”.

Sebagai mantan Ketua PARFI Korda Garut, Rani Permata kenal benar asset para pelakon daerah Garut, yang membutuhkan peluang untuk pelebaran sayap kariernya. Itu yang meneguhkan program produksi “MNC Pictures”, memusatkan lokasi syutingnya di kawasan Garut.

”Kita angkat lagi Garut, meskipun saya tidak lagi berdomisili di Garut” tandas Rani Permata, seirama tekadnya untuk selalu turut berperan mendukung kemajuan kampung halaman suaminya, yang pernah berkapasitas Wakil Bupati Garut.

FTV “Hidayah Untuk Suami Tercinta”, sebuah drama beraroma religi, diunggah dari ide cerita dan skenario Dicky Chandra. Lakon ini membintangkan Reza Pahlevi, yang pernah dibintangkan bersama Ayu Pratiwi dalam FTV “Stasiun Cinta” karya Wawan Hermawan (2011) di Cibatu, Garut. Reputasi Reza Pahlevi di kancah sinteron dan FTV belakangan ini makin berkilat, dengan kematangan aktingnya dalam peranan antagonis.

Sutradara Dean Gunawan yang menggarap lakon “Hidayah” ini, menampilkan pula Fitri Ayu, Iqbal Fauzi, Rani Permata, Wika Salim, Delia Paramitha, Citra Marcellina, serta artis cilik Sulaiman.

Diharapkan, kehadiran FTV “Hidayah Untuk Suami Tercinta” bisa menandai kembali pergeliatan pamor PARFI Garut, serta memanjangkan historis Garut sebagai daerah tujuan lokasi syuting perfilman. Namun itupun berpulang lagi ke pihak pemerintah daerah setempat, dalam menunjukkan perhatiannya untuk mempromosikan asset seni budaya, perfilman dan kepariwisataan daerah *** Yodaz

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang