IMG_20150813_202553-300x225 PERISTIWA  Karyawan Kampung Sampireun Ikut Pelatihan Menulis Berita

Para karyawan Kampung Sampireun berpoto bersama usai mengikuti acara pelatihan menulis berita, foto Tanto

Gapura Garut ,- Puluhan karyawan dan staf dari Kampung Sampireun Resort & Spa, ikuti pelatihan menulis berita. Pelatihan diberikan dan dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kemampuan menulis para karyawan.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran supervisor dari berbagai divisi ikut berpartisipasi. Sekjen Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Garut, Tanto Sudianto Reza, juga turut hadir dalam pelatihan ini.

Pelatihan sendiri diberikan oleh praktisi media Janur M Bagus. Dalam pemaparannya, Janur mengatakan menulis itu bermanfaat tidak hanya untuk konsumsi berita, tapi dalam berbagai konteks kehidupan.

“Menulis itu berkaitan dengan informasi dan komunikasi. Jika seseorang bisa menulis, maka dia akan mampu berkomunikasi dengan pihak lain. Dalam konteks berita, menulis itu memberikan informasi,” kata Janur, dalam sela-sela pelatihan belajar menulis di Kampung Sampireun Resort & Spa, Kamis (13/8/2015).

Untuk kepentingan pemberitaan, pria yang akrab disapa sebagai Abah ini menjelaskan penulisannya mesti berimbang. Tujuannya tidak lain agar tidak merugikan atau menyudutan pihak yang ditulis dalam pemberitaan tersebut.

“Tulisan dalam bentuk berita, itu untuk konsumsi publik. Publik akan mencerna apapun dari informasi yang diterimanya. Jika terdapat kesalahan dalam penulisan, maka publik akan secara tidak langsung menilai. Makanya perlu keseimbangan. Terlepas dari itu benar dan tidaknya, pihak yang dituju setidaknya mendapat hak jawab agar berita yang disampaikan berimbang,” ujarnya.

Karena memiliki pengaruh yang cukup besar di publik, penulisan berita pun dapat dijadikan sebagai sarana atau media untuk memberikan promosi. Misalnya untuk memopulerkan potensi-potensi dan produk yang ditawarkan.

“Pada konteks memberikan informasi mengenai promosi, keunggulan, paket yang ditawarkan, dan potensi-potensi lain dari produk barang atau jasa lainnya, tata cara serta rambu penulisannya sama dengan apa yang disajikan dalam sebuah berita di media massa. Tetap harus memenuhi unsur 5 W dan 1 H. Misalnya untuk Hotel Sampireun, apa yang ditawarkan di Hotel Sampireun, di mana tempatnya, kapan waktunya, siapa yang menawarkan, kenapa orang harus tahu produk itu, dan bagaimana cara mendapatkannya,” paparnya.

Dia menyebut, hasil penulisan berupa promosi ini sendiri bisa disampaikan baik melalui media massa cetak dan elektronik, bahkan media sosial.

Sementara itu, Elliana Ermizal, General Manager Kampung Sampireun Resort & Spa, mengatakan kegiatan pelatihan menulis berita bagi jajaran manajement yang dipimpinnya diharapkan memberikan nilai positif bagi pegembangan promosi Kampung Sampireun sebagai bagian dari pariwisata Kabupaten Garut.

“Tujuannya untuk bagaimana kawasan kecil ini bisa terblow up melalui kemampuan menulis berita dari teman-teman semua, sehingga benar-benar menarik siapapun nanti yang membacanya dan menuntunnya datang ke Kampung Sampireun”, Tegas Elliana

Elliana menambahan,  setelah mendapatkan pencerahan bagaimana menulis berita dengan cepat pihaknya akan menyelenggarakan kompetisi menulis tentang hal-hal yang menarik yang dimiliki Kampung Sampreun.

“Selepas pelatihan ini saya harapkan semua peserta membuat tulisan tentang Kampung Sampreun dan nantinya akan ditentukan siapakah penulis paling baik berhak mendapatkan reward”, Imbuhnya.***Bro

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang