apih-pasundan-004_0001-300x225 PERISTIWA  Paguyuban Pasundan Garut Ikuti Kongres ke-42 di Pangandaran

Poto Dokumen

Gapura Garut ,- Sejumlah pengurus cabang Paguyugan Pansundan Kabupaten Garut, telah bertolak ke Kabupaten Pangandaran guna mengikuti acara lima tahunan, yaitu Kongres organisasi Kesundaan yang akan menilai laporan pertanggungjawaban dan pemilihan ketua umum baru.

Kongres Paguyuban Pasundan ke 42 tersebut berlangsung dan dipusatkan di Hotel Pantai Indah Pangandaran sejak Jum’at (28/8/2015) hingga Minggu (30/8/2015).

Ketua Paguyuban Pasundan Kabupaten Garut, H. Ato Hermanto mengatakan, keikut sertaan pihaknya dalam kongres tersebut sebagai peserta mewakili Paguyuban Pasundan Kabupaten Garut, dimana akan membawa sejumlah rekomendasi yang akan disampaikan pada acara besar tersebut.

Sebelumnya menurut Ato, Pembukaan Kongres ke 42 telah dilangsungkan di Bandung dan dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

“Intinya kami ingin mensukseskan Kongres ke 42 Paguyuban Pasundan ini, mudah mudahan seluruh  masukan dan rekomendasi daerah untuk kemajuan organisasi ini dapat terangkum dan terimplementasi pada program kepengurusan mendatang”. Kata Ato Hermanto saat diteui disela-sela Kongres, Sabtu (29/8/2015).

Menurutnya, Paguyuban Pasundan adalah organisasi yang lahir dan berkembang mengusung budaya dan tatak rama Sunda dan sudah  berdiri sejak tanggal 20 Juli 1913.

“berdasarkan perjalanannya barangkali inilah salah satu organisasi tertua yang hingga kini masih eksis dan terus tumbuh besar”, Ungkapnya.

Berdasarkan berbagai sumber dan refrensi,  Paguyuban Pasundan bergerak dalam bidang pendidikan, sosial-budaya, ekonomi, kepemudaan, dan pemberdayaan perempuan.

Paguyuban Pasundan adalah gerakan kultural yang masih bertahan dan terus berupaya untuk melestarikan budaya Sunda dengan melibatkan bukan hanya orang Sunda tapi semua orang yang mempunyai kepedulian terhadap budaya Sunda.***jmb

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang