Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Dikdik Hendrajaya, foto dok

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Dikdik Hendrajaya, foto dok

Gapura Garut ,- Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) menargetkan dimasing-masing kecamatan dapat terpasang Akses internet pada setiap ruang publik, sehingga  dengan mudah seluruh masyarakat Kabupaten Garut dapat mengakses seluruh informasi mengenai berbagai perembangan yang terjadi baik pembangunan maupun informasi penting lainnya.

Menurut Dikdik Hendrajaya Kepala Diskominfo Kabupaten Garut, pihaknya menargetkan satu ruang publik di suatu wilayah kecamatan dapat segera terpasang akses internet yang dapat diakses dengan mudah.

“Pada tahun 2015, kami sudah memasang 10 akses wifi di sejumlah ruang publik. Dua akses wifi di antaranya dipasang di wilayah selatan, yaitu Pameungpeuk dan Cikelet,” kata Dikdik, Minggu (3/1/2016).

Dikdik menegaskan, beberapa bangunan seperti Pendopo Garut dan Gedung PKL di wilayah perkotaan juga telah dipasangi akses ini. Sementara di wilayah utara, dua kecamatan yang telah terpasangi jaringan wifi adalah Malangbong dan Cibatu.

“Semua akses ini bisa dinikmati secara gratis oleh masyarakat. Namun kecepatan aksesnya masih terbatas karena dalam tahap percobaan,” ujarnya.

Jika di 10 kecamatan tersebut program akses internet berjalan baik, maka Diskominfo akan menambah akses wifi di tempat lain.

“Sejak November kemarin sudah mulai beroperasi. Tinggal pakai smartphone sudah bisa terhubung ke internet. Tidak usah bayar juga,” ucapnya.

Dikdik berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut sebaik-baiknya. Dengan pemasangan di ruang publik, masyarakat umum bisa lebih melek internet.

“Apalagi di zaman teknologi seperti sekarang, masyarakat jangan buta terhadap perkembangan informasi. Tapi gunakan sarana tersebut secara positif, jangan dipakai yang negatif seperti membuka situs pornografi atau untuk kepentingan kejahatan,” katanya.

Selain memasangi akses, Diskominfo Garut juga terus memberikan pemahaman internet kepada masyarakat. Pemahaman internet ini dilakukan dengan menggunakan Mobile Communication Acces Point (MCAP).

“Diskominfo memiliki satu mobil MCAP yang bisa dibawa ke setiap kecamatan. Biasanya kami datang ke sekolah-sekolah, jadi para siswa bisa belajar memakai internet,” imbuhnya.***Bro

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Buat Kemasan Secara Online di Kemasaja.com