Gapura Garut ,- Selain beroptensi terjadinya longsor, serta pergerakan tanah, tingginya curah hujan diwilayah  Kabupaten Garut juga berpotensi terjadinya banjir bandang atau sedimentasi.

Kondisi tersebut yang saat ini harus terus diwaspadai oleh seluruh lapisan  masyarakat di Garut.

Menurut Kasi Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Garut, TB. Agus selama memasuki musim hujan tahun ini, sedikitnya sudah tiga kali terjadi peristiwa banjir bandang.

“Sudah tiga kali banjir bandang ,diantaranya dikecamatan Cisurupan, Pangatikan dan Tarogong Kaler,” Kata Agus baru-baru ini.

Agus memastikan sejumlah kecamatan lainnya dikabupaten Garut juga cukup berpotensi terjadinya banjir bandang tesebut.

“Sejumlah kecamatan lainya juga memiliki potensi yang sama seperti di kecamatan Cigedug dan Cikajang apabila diguyur hujan deras secara terus menerus”, Ungkapnya.

Sementara itu, peristiwa  banjir bandang juga terjadi di daerah Pangatikan tepatnya di desa Sukahurif yang telah merusak tiga buah rumah dan beberapa fasilitas umum lainnya akibat longsor.

“Selain merusak bangunan akibat banjir yang memicu longsor tersebut juga merusak jembatan di desa sukahurip penhubung transportasi warga sekitar”, paparnya.

Agus mengingatkan potensi bencana akibat curah hujan yang tinggi diwilayah Garut cukup merata disemua daerahnya.***Irwan Rudiawan

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Buat Kemasan Secara Online di Kemasaja.com