Rani Permata Diky Chandra saat mengambil formulir Pendaftaran di Kantor PBB Kota Tasikmlaya, foto Dok

Rani Permata Diky Chandra saat mengambil formulir Pendaftaran di Kantor PBB Kota Tasikmlaya, foto Dok

Gapura Tasikmalaya ,- Suhu politik Kota Tasikmalaya makin terlihat dinamis jelang Pilkada Februari 2017 mendatang.

Kemunculan Artis dan Komedian Diky Chandra menyedot banyak perhatian publik berjuluk kota resik tersebut. Kehadiran pencalonan Diky dikabarkan akan merubah peta politik yang ada di kota Tasikmalaya.

Sebelumnya Diky telah memastikan maju dari jalur parpol dan kini dibuktikan dengan bergabung bersama Partai Bulan Bintang (PBB).

Diwakili sang istri dan tim sukses Aa Diky Chandra (AADC) Rani Permata, formulir bakal calon wali/wakil wali kota diambil di Sekretariat Partai Bulan Bintang (PBB), Minggu (22/5/2016).

“Kita ke PBB, karena partai ini yang masih membuka pendaftaran. Sementara partai lain sudah tutup. Kesiapan suami saya itu baru 3 Mei 2015 untuk maju sebagai Calon Wali Kota Tasikmalaya,”, Kata Rani Kepada wartawan.

Rani menegaskan pengambilan formulir di PBB tersebut sebagai bentuk keseriusan Diky Chandra dan hasil komunikasi politik selama ini.

“Kami terus membangun komunikasi politik dengan partai lain juga untuk mendapatkan jalan ke proses pencalonan nantu”, ucapnya.

Rani menyadari untuk sukses di Pilkada tidak cukup bermodal popularitas semata melainkan banyak faktor lain yang harus dipenuhi sehingga diperlukan juga sosialisasi dan menghadiri acara di forum-forum masyarakat.

Sementara itu Ketua DPC PBB Kota Tasikmalaya, Asep Deni memastikan baru Diky Chandra yang mengambil formulir pendaftara dipartainya.

“Dari sejumlah nama yang melakukan komunikasi baik incumben Budi Budiman, Dede Sudrajat, dr. Asep dan nama lainya baru kang Diky yang ngambil”, jelasnya.

PBB juga mengisyaratkan akan sangat terbuka ruang koalisi dengan partai yang lain, dengan modal tiga kursi yang dimiliki PBB memaksa untuk berkoalisi.

“dengan partai lain sudah ada komunikasi untuk berkoalisi tetapi kita belum resmi. Pada dasarnya nanti akan mengerucut menjelang pendaftaran ke KPU,”Tutur Asep.

Setelah sebelumnya PBB dikabarkan akan bergabung untuk mendukung Budi Budiman bersama partai lain seperti PDIP, Nasdem, PPP. Kini berhembus kabar PBB akan membentuk koalisi baru seperti PAN dan PKS.***Jubun

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Buat Kemasan Secara Online di Kemasaja.com