Gapura Garut ,- Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesai, (IJTI) Kordinator Daerah  Kabupaten Garut, Doni Martin menyesalkan atas terjadinya insiden berupa teror pelemparan rumah dan perusakan mobil Kontributor Net TV Garut.

Menurutnya apapun motifnya namanya teror apalagi dengan kekerasan tidak bisa diterima dan harus diusut sampai tuntas.  Kepolisian harus segera menangkap pelakunya.

“Semoga saja kejadian ini tidak ada kaitannya dengan profesi teman kita sebagai wartawan atau pekerja media, karena jika berkaitan dengan profesi merupakan ancaman juga bagi kira pekerja media dimanapun”, Kata Doni saat dikonfirmasi, Senin (30/5/2016).

Doni menghimbau agar semua rekan-rekannya untuk senantiasa berhati-hati dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistiknya.

“Saya berharap rekan-rekan satu profesi untuk selalu berhati-hati dan waspada dalam menjalankan tugasnya sebagai jurnalis”, Tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, rumah Ervan Lugina (27) Kontributor  Net TV di Kabupaten Garut mendapatkan teror dengan lemparan batu ke bagian kaca depan rumahnya. Peristiwa yang sempat mengejutkan korban dan keluarganya tersebut terjadi sekitar  pukul 09.00 WIB, minggu (29/5/2015) malam dikampung Bentar Hilir, Kelurahan Sukamentri, kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut

Belum diketahui motif pelaku pelemparan itu, namun akibat insiden tersebut keponakan korban yang masih balita harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD dokter Slamet Garut karena terkena pecahan kaca dibagian kepalanya.***jmb

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Penginapan di Garut Pesan Sekarang