IMG_20160917_082735-300x169 PERISTIWA  Banjir di Cibalong Setinggi Satu Meter Rendam 17 Rumah Warga

Warga saat membersihkan sisa-sasa banjir bandang yang merendam rumah mereka, foto dok

Gapura Garut ,- Curah hujan yang tinggi serta  air laut pasang diduga menjadi salah satu pemicu meluapnya air sungai Cibera di Kecamatan Cibalong Garut hingga mengakibatkan banjir bandang dan merendam sejumlah rumah warga.

Menurut Kasatpolair Polres Garut, AKP Tri Andri, luapan air mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 01.00 Sabtu (17/9/2016). Intensitas hujan yang tiggi turun sejak Jumat malam, membuat sungai Cibera tidak mampu lagi menahan lupan air.

“Kondisi laut juga tengah pasang membuat aliran air tak bisa mengalir normal. Dari hulu Sungai Cibera curah hujan juga tinggi,”Kata Tri Andri saat dihubungi, Sabtu (17/9/2016).

Tri Andri menyebutkan sedikitnya ada sekitar 17 rumah warga di RW 1 yang terendam banjir tersebut. Pihaknya sejak Sabtu dini hari terus melakukan evakuasi warga yang menjadi korban banjir.

“Ada 39 warga yang dievakuasi. Sampai sekarang juga kami terus lakukan evakuasi termasuk barang berharga milik warga,” Ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, menurut Fredy Firdaus salah seorang warga setempat menyebutkan lupan sungai Cibera mulai merendam rumah warga sekitar pukul 01.00 Wib Sabtu (17/9/2016) Dinihari.

“Ada satu rumah warga jebol kemudian POM Bensin Mini juga terbawa hanyut,”Kata Fredy, saat dikonfirmasi.

Menurutnya, sungai Cibera yang melintasi Kampung Cibera, Desa Karyasari, Kecamatan Cibalong sebelumnya memang telah mengalami pendangkalan sehingga saat hujan deras tidak mampu lagi menahan lupan air.

“Kondisinya memang sudah terjadi pendangkalan dan ini banjir yang kedua kalinya pada musim hujan saat ini,” Ungkapnya.

Meski tidak ada korban jiwa namun warga sekitar sempat panik dengan luapan air yang tiba-tiba merendam dan masuk kerumah warga.***TGM

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Penginapan di Garut Pesan Sekarang