Sungai Cimanuk pasca meluap yang mengakibatkan banjir bandang, foto dok

Sungai Cimanuk pasca meluap yang mengakibatkan banjir bandang, foto dok

Gapura Garut ,- Banjir bandang yang menerjang permukiman warga di Garut, Jawa Barat yang terjadi Selasa 20 Septemeber 2016 malam masih menyisakan duka mendalam bag sejumlah warga yang harus kehilangan sanak saudaranya.

Baik kehilangan untuk selama lamanya karena anggota keluarga menjadi korban meninggal, maupun yang masih menunggu kejelasan karena belum jelas nasibnya, menjadi korban hilang yang belum diketahui rimbanya.

Salah satu korban  yang hingga Rabu (21/9/2016) malam belum diketahui nasibnya adalah Neni (60 ) warga  Kampung Leuwidaun,  Kelurahan Jayawaras,  Kecamatan Tarogong Kidul.

Saat kejadian air mulai masuk ke rumah korban sekitar pukul 09.30 WIB, sejumlah warga terasuk keluarga korban pada berhamburan keluar rumah untuk  menyalamkan diri  masing- masing .

Menurut keterangan Tini, salah seorang cucu korban, menyebutkan saat kejadian yang membuat panik seluruh warga, Neni tidak terselamatkan karena saat ia akan keluar rumah menyelamatkan diri,  tiba-tiba bangunan rumahnya  roboh di terjang banjir.

“Ma Neni langsung terbawa banjir saat itu belum sempat menyelamatkan diri, sampai saat ini juga belum diketemukan,” Kata  Tini kepada wartawan, Rabu (21/9/2016).

Tini berharap neneknya segera dapat diketemukan dalam keadaan apapun. “Harapankami Ma  Neni dapat segera ketemu dalam keadaan selamat,” harap Tini sambil berlinang air mata.

Sementara itu sejumlah Tim SAR masih terus melakukan pencarian diberbagai lokasi baik didarat yang sempat dihemas banjir maupun dengan menyusuri sungai Cimanuk hingga kebagian hilir dikecamatan Banyuresmi dan Cibatu.***Kus Kus Markuseu

 

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Booking Hotel di Garut? Hayukagarut.com