Menteri Pendidikan Muhadjir Effendi saat mengunjungi lokasi Banjir Garut, foto dok

Menteri Pendidikan Muhadjir Effendi saat mengunjungi lokasi Banjir Garut, foto dok

Gapura Garut ,- Kunjungan Mendikbud Muhadjir Effendy ke sejumlah sekolah yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang untuk memastikan kondisi riil dilapangan terkait sarana dan parasarana pendidikan yang sudah dua hari ini tidak bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Menteri Muhadjir mengunjungi lokasi pertama adalah bangunan sekolah Luar Biasa (SLB) yang berlokasi persis di samping Sungai Cimanuk.

Didampingi Bupati Garut Rudy Gunawan beserta sejumlah pejabat di lingkungan dinas pendidikan kabupaten Garut,  Muhadjir melihat langsung sejumlah ruangan yang hancur dan masih terendam lumpur.

“Kami akan mendukung upaya pemulihan akibat bencana ini dengan memberikan bantuan anggaran perbaikan sekolah-sekolah yang rusak diterjang banjir,” kata Muhadjir, Kamis (22/9/2016).

Namun demikian diakui Muhadjir pihaknya belum bisa memastikan jumlah bantuan yang akan diberikan  karena masih mendata terkait jumlah kerugian materi dan kebutuhan dalam bidang perbaikan ini.

“Nanti setelah selesai dihitung akan keluar nilai kebutuhannya berapa, intinya seluruhnya akan kita upayakan bantu agar kegiatan belajar mengajar kembali berjalan normal,” Tegasnya.

Perlu diketahui akibat diterjang luapan sungai Cimanuk pada selasa malam hingga Rabu (21/9/2015) dini hari lalu,  sedikitnya ada lima bangunan sekolah setingkat SMP dan  dua Sekolah Dasar yang mengalami kerusakan cukup parah.

Menurut data dari dinas pendidikan kabupaten Garut mencatat lima sekolah SMP yang mengalami kerusakan yakni SMP N 3 Tarogong Kidul, SMP 2 Banyuresmi, SMP PGRI Tarogong Kidul,  SMP N Samarang, SMP 5  Tarogong Kidul. Sementara dua sekolah dasar  yakni SD Muhammadiyah Tarogong Kidul dan SD Sukaratu 1 Banyuresmi.***Mardonai

 

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Booking Hotel di Garut? Hayukagarut.com