Presiden Joko Widodo saat tiba di Makorem 062 Tarumanagara, foto ogi

Presiden Joko Widodo saat tiba di Makorem 062 Tarumanagara, foto ogi

Gapura Garut ,- Dalam kunjungannya dilokasi bencana banjir dilapang Paris Kecamatan Tarogong Kidul Garut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pencarian korban yang hilang akan terus diintensifkan dan diperkirakan masih ada sekitar 19 orang yang masih harus dicari.

“Nanti Kabasarnas akan menentukan terus sampai kapan akan diputuskan oleh kabasarnas. Santusan untuk para korban juga sudah disampaikan oleh Mensos,” Kata Presiden Jokowi, Kamis (29/9/2016).

Presiden Jokowi juga menyebutkan dirinya menerima laporan adanya kerusakan hutan yaitu gundunya hutan dihulu sungai Cimanuk yang menjadi salah satu pemicu terjadinya banjir bandang yang merenggut banyak korban jiwa tersebut.

Oleh karenanya lanjut Jokowi dirinya telah memerintahkan seluruh intansi terkait agar segera mengerjakan berbagai hal menyangkut persoalan pemicu banjir bandang tersebut.

“Mengenai kerusakan dihulu daerah aliran sungai Cimanuk ini, dari kementerian lingkungan hidup sudah turun kelapangan adan akan segera dilakukan proses dalam rangka konservasi lahan, yanah juga penataan ruang yang betul agar vegetasi- vegetasi yang ada diatas itu tidak semuanya hilang,’ Kata Presiden Jokowi, Kamis (29/9/2016).

Jokowi menambahkan mengenai kerusakan hutan akibat dari penebangan liar dan sebagainya, perlu upaya penegakan hukum yang serius.

“Ini yang penting juga penegakan hukum karena tanpa itu, hutan, vegetasi, pohon akan erus digunduli dan gundul, oleh sebab itu nanti saya akan perintahkan tindakan hukum dari kapolri untuk para perusak lingkungan yang menyebabkan banjir bandang seperti yang terjadi di Garut ini,” Ungkapnya.***TGM

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Booking Hotel di Garut? Hayukagarut.com