DSC_0026-005_0001 PERISTIWA  Kasus Anak Gugat Ibu Kandung Makin Menjauh Untuk Islah
Gapura Garut – Kasus anak gugat Ibu Kandunya yang menimpa Siti Rokayah alias Amih (85), kini makin tampak makin rumi.

Jopi Gilalo Kuasa hukum Handoyo Adianto sang penggugat  menyarankan pihak keluarga tergugat Amih untuk menyelesaikan perkara mengenai ahli waris di pengadilan agama.

“Saat mau disita tidak pernah ribut itu rumah sebagai rumah warisan, saat sudah ramai malah diributkan (waris),” ujarnya saat ditemui di Pengadilan Negeri Garut, Jawa Barat, Rabu, 3 Mei 2017.

Menurutnya gugatan intervensi yang dilakukan keluarga Amih hanya akan memperpanjang masalah. Langkah islah yang di tawaran islah dari pengadilan sulit terwujud.  

“Kalau mau nuntut waris ya ke pengadilan agama, jangan pakai pengadilan sini,” ujarnya.

Jopie menyebut persoalan ahli waris yang diributkan keluarga Amih dianggap tidak tepat, terlebih pada saat rumah akan disita, seluruh keluarga Amih tidak ada yang bantu. 

“Ke mana pada saat mau disita tidak ada yang ribu rumah warisan,” kata dia.

Untuk itu, agar persoalan gugatan yang tengah dilakukan kliennya dinilai adil, maka ia serahkan seluruhnya kepada keputusan pengadilan. 

“Apapun hasilnya pak Handoyo dan bu Yani hargai,” kata dia.

Pada persidangan Rabu (3/5/2017), menurut Jopi kedua kliennya yaitu Handoyo Adianto dan Yani Suryani belum bisa menghadiri persidangan, dengan alasan sibuk. 

“Kalau pak Handoyo ya sibuk kan banyak pekerjaan kalau bu Yani, belum siap secara mental,” ujarnya.

Gugatan yang melibatkan Yani Suryani dan suaminya Handoyo Adianto terhadap Siti Rokayah alias Amih (83), masih berlanjut. Kali ini agenda persidangan seputar jawaban replik terhadap gugatan intervensi yang dilakukan tergugat.***JSN

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Penginapan di Garut Pesan Sekarang