Gapura Garut ,-Hujan deras mengguyur Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Rabu (28/02/2017) sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Akibat derasnya hujan tersebut membuat banjir setinggi 30 centimeter atau selutut orang dewasa menutupi ruas jalan kawasan Sigobing atau jalan raya Leles – Garut.

Sejumlah kendaraan arus balik jalur Jawa Barat (Jabar) selatan via kota Garut terhambat hingga 15 kilometer mulai simpang lima hingga perempatan rumah makan Asep Troberi di kecamatam Leles.

“Draninasenya sangat buruk, banyak selokan yang tertutup sampah, akibatnya air langsung meluber ke jalan,” ujar Indra, warga jalan Sigobing, saat ditemui, Rabu (28/06/2017).

Menurutnya, jalur Sigobing yang berada di rute jalan raya Leles – Garut Kota terbilang aman dari banjir, namun akibat buruknya saluran dranase yang berada di kanan kiri jalan raya itu, menyebabkan pendangkalan dan tidak mampu mengalirkan air dengan lancar.

“Jarang terjadi (banjir), itu bisa dilihat sampahnya sampai ke jalan raya,” ujar dia sambil menunjukan sumbatam sampah yang berada di selokan pinggir jalan.

Akibat banjir dadakan tersebut, arus lalu lintas balik lebaran yang berasal dari selatan Jawa melalui Garut kota terhambat dengan kemacetan cukup lama.

“Banyak kendaraan khususnya roda dua yang mati di tengah jalan,” ujar Indra menambahkan.

Berdasarkan pantau di lapangan, ribuan kendaraan roda dua, kendaraan pribadi hingga bus dari jalur Tasikmalaya dan jalur selatan Jawa lainnya seperti Karang Pucung, Cilacap terlihat dialihkan ke rute Garut kota akibat melimpahnya jalur mudik bagian selatan di rute Malangbong hingga Nagreg kabupaten Bandung.***TGM

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Penginapan di Garut Pesan Sekarang