Gapura Garut ,- Bupati Garut Rudy Gunawan cek langsung lokasi pasar Kecamatan Leles yang terbakar pada senin malam tadi.

Sejumlah  para pedagang pasar yang menjadi korban kebakaran mengadukan peristiwa kebaaran  yang baru saja menimpa mereka.

Bupati Garut langsung menyaksikan puing-puing reruntuhan bangunan yang habis dilalap kobaran api.

Menurut Bupati Rudy para pedagang untuk bersabar dan menghadadi kejadian kebakaran tersebut sebagai musibah dan bencana.

“Pemerintah Kabupaten Garut, sangat prihatin dengan bencana kebakaran pasar tradisional Leles ini semoga semua warga pedagang bisa bersabar,” Kata Rudy Selasa (12/9/2017).

Menurut Rudy  Pemkab Garut telah merencanakan akan merevitalisasi pasar tradisional Leles, pada tahun 2018 mendatang dengan biaya hingga Rp 30 Miliar.

“Nanti para pedagang tidak mesti membeli kios, hanya saja membayar retribusi harian saja. Pemkab akan merevitalisasi bangunan pasar pada tahun 2018 mendatang,” katanya.

Rudy mengaku telah memerintahkan agar puing-puing bangunan segera dibersihkan setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak Kepolisian. 

“Setelah dilakukan pembersihan pasar darurat akan didirikan di lokasi bekas kebakaran. Tapi harus menunggu dahulu proses penyelidikan,””ungkapnya.

Sejauh ini diakuinya, total kerugian akibat kebakaran pasar tersebut menghabiskan 171 kios dan 14 lapak PKL, mencapai Rp3 Miliar lebih. 

Sementara dugaan sementara sumber api berasal dari korsleting arus pendek dari salah satu kios yang berada di Blok dibagian belakang.***TGM

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang