img201803161039121771999087 PERISTIWA  Polres Garut Ajak Ratusan Ulama Deklarasikan Anti HoaxGapura Garut , – Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna menyebutkan jika kasus Uyu marbot mesjid Pameungpeuk Garut telah menyadarkan banyak pihak termasuk pihaknya di Kepolisian Resort Garut.

“karena pak Uyu sang Marbot Mesjid itu kita jadi melek bahwa berita itu tidak benar atau hoax. Karena pak Uyu kita tidak boleh langsung percaya terhadap berita bohong,”kata Kapolres Budi saat memberikan sambutan ada deklarasi anti Hoax bersama ratusan ulama, Ketua DKM dan Para Marbot mesjid, Jumat (16/3/2018).

Kapolres juga menegaskan bahwa pihaknya siap mengamankan dan memberikan jaminan keamanan bagi para ulama, pemuka agama dan warga secara keseluruhan.

“kami siap tampil ke depan jadi tameng para ulama jika ada ancaman yang membahayakannya, “ujar Budi.

Budi juga menyatakan seluruh jajarannya dalam keadaan siap mengamankan situasi dan kondisi Garut jelang Pilkada serentak 2018.

“Selam itu untuk membela kebenaran kami tidak takut mati, karena memang semunya bakal mati, saya menggugah dan mengajak seluruh elemen masyakat, mari kita bahu membahu untuk mesukseskan Pilkada Garut dengan aman dan nyaman, “tuturnya.

Sementara itu Ketua MUI kabupaten Garut KH. Sirojul Munir menyambut baik kegiatan Deklarasi anti Hoax tersebut.

“Hoax itu memang telah mengancam dan membahayakan jika tidak segera diperangi, “kata Kiayi Munir.

Ia juga menegaskan bersama jajarannya MUI Garut telah menyatakan jika Hoax itu haram hukumnya.

“karena hoax telah memadhorotkan umat. Maka haram hukumnya,”tegasnya.

Acara deklarasi kemudian dikhiri dengan pembacaan naskah Deklarasi Anti Hoax, yang dibacakan secara bersama-sama dipimpin para perwakilan Ormas Islam dilanjutkan dengan penandatanganan pernyataan anti Hoax. ***TGM

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang