img-20180410-wa00501734619906 PERISTIWA PROFIL  Banjar Berduka, Tokoh Muda Pendiri Banjar Telah  Tiada

Banjar Berduka, Tokoh Pemuda Kota Banjar Yang Penuh Inspiratif Ini Telah Tiada

Kini pembaringanmu,
jadi tanah yang merah,
Dihiasi….
Malam-malam yang dingin

Ingin rasanya diriku
jadi selimut malammu
Agar malam dingin
Menjadi malam yang hangat…

Gapura Banjar ,- Itulah dua bait syair lagu dangdut milik Rana Rani di tahun 90an yang merupakan sebagai syair pengantar kepergian seorang tokoh pemuda sekaligus pendiri Kota Banjar untuk selama-lamanya.

Seperti diketahui salah satu tokoh masyarakat Kota Banjar, Subagio (53) atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kang Billy pada Selasa (10/4/2018) dini hari sekitar pukul 03.20 WIB menghembuskan nafas terakhir di ruang ICU Rumah Sakit Umum Banjar.

Billy meninggal dunia setelah tiga hari dirawat di ruang perawatan intensif (ICU) RSUD Kota Banjar akibat penyakit radang tenggorokan atau abses yang menyebabkan rahang bengkak dan nyeri saat menelan.

Kabar meninggalnya sosok pria yang penuh humoris ini beredar di media-media sosial seperti facebook, instagram dan tweeter. Beberapa kerabat, sahabat, serta orang-orang terdekatnya merasa kaget dan tidak percaya akan kepergiannya.

“Kita sangat merasa kehilangan, kami atas nama pribadi dan kelembagaan mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas kepergian Kang Billy,” ujar Ketua DPRD Kota Banjar, Dadang R Kalyubi.

Rasa sedih juga diungkapkan Yudi seorang wartawan. Ia mengaku ikut merasa kehilangan sosok almarhum. Baginya almarhum merupakan orang yang supel dan sangat bersahabat baik dengan jurnalis, maupun masyarakat.

“Dia orangnya low profile dan sangat bersahabat dengan siapa saja baik wartawan maupun LSM. Selain itu, dia pun tidak pernah membeda-bedakan media, semua sama dihadapannya,” katanya.

Kesedihan yang mendalam juga datang dari Ketua DPC Partai Gerindra, Herdiana Pamungkas. Menurutnya, ia sangat merasa kehilangan atas kepergian Kang Billy yang juga merupakan mantan Ketua DPC Partai Gerindra 2008- 2010. Almarhum pun menurutnya merupakan salah satu deklarator Partai Gerindra Kota Banjar.

“Seminggu sebelum sakit, beliau datang ke kantor DPC Gerindra Kota Banjar, beliau menangis dan menitipkan amanah perjuangan dengan baik dan benar kepada saya, dan dia pun senantiasa ada di garis paling depan untuk mengemban amanah-amanah itu,” katanya.

Ketua LBH Solidaritas Masyarakat Untuk Kedaulatan Rakyat (SMKR) Kota Banjar, Teteng Kusjiadi pun mengutarakan hal yang sama. Semasa hidupnya ia dikenal sangat baik dan sering menjadi inspirator bagi para pemuda.

“Ia merupakan sosok tokoh pemuda Banjar yang sering menjadi inspirator bagi para pemuda, aktivis, serta elemen masyarakat lainnya. Ia pun pernah menjadi anggota di LBH SMKR,” katanya.

Saat jenazah Kang Billy disemayamkan di rumah duka di Lingkung Cimenyan, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, terus didatangi pelayat dari semua kalangan. Sejumlah tamu yang hadir yakni dari kalangan para pejabat, tokoh pemuda, politisi, akademisi, ulama, wartawan, LSM, dan masyarakat. Selain itu hadir pula calon walikota Banjar nomor urut 2 dari Iman-Barokah, H Maman Suryaman dan calon wakil walikota Banjar nomor urut 1 dari Asih Saenyana, Nana Suryana.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak, ibu, rekan sahabat yang telah membantu dari awal perawatan sampai prosesi pemakaman almarhum, semoga kebaikannya dibalas dan dicatat sebagai amal ibadah oleh Allah SWT. Atas segala kekurangan dan kekhilafan kami, kami atas nama keluarga besar Billy Subagio mohon maaf sebesar-besarnya,” ucap Ato Suprapto yang juga merupakan adik kandung Alm Billy Subagio.

Kini Kang Billy telah ‘pulang’, ia dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cibodas, di Lingkung Jelat, Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman Kota Banjar.

Almarhum meninggalkan seorang istri bernama Sri Rahayu (41) dan dua putri cantik Rubi Putri Mandela (13) dan Kintan Ratu Berliana (7).

Kang Billy memang sudah meninggalkan kita semua, namun semua kenangan indah tentangnya selalu akan abadi di dalam ingatan kita…

Ingatlah semua tentangnya, hanya itulah obat rindu yang bisa kita dapatkan saat kita sedang membutuhkan dirinya di sisi kita.

Selamat jalan Kawan…
Selamat jalan Senior…
Selamat jalan Kang Billy
Do’a kami selalu menyertaimu
Semoga engkau selalu damai disisiNya…..Aamiin

Hermanto

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang