Kiplyn Lewise Guru Bule Asal Amerika Ini Sudah Berakhir Tugasnya di SMA 1 Pangandaran, foto Istimewa

Kiplyn Lewise Guru Bule Asal Amerika Ini Sudah Berakhir Tugasnya di SMA 1 Pangandaran, foto Istimewa

Gapura Pangandaran ,- Kiplyn Lewise (25) bule berkebangsaan Amerika Serikat ini, genap dua tahun bertugas menjadi guru relawan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Pangandaran. Tepat pada tanggal 25 Mei 2016 Kiplyn harus mengakhiri tugasnya karena masa tinggalnya di Indonesia memang telah berakhir.

Bule cantik kelahiran Boston, Amerika Serikat  21 Agustus 1990 ini, merupakan salah satu peserta kontingen duta pendidikan dari Amerika Serikat yang dikirim ke Indonesia melalui kerjasama bilateral kedua Negara.

Selama berada di Indonesia Kiplyn mendapat legalitas surat ijin dari Kementerian Tenaga Kerja dan Imigrasi RI dengan nomor 17277 tentang pemberian ijin tenaga kerja asing. Dalam surat lampiran tersebut, tercatat Joanes Kiplyn beralamatkan di jalan WR Supratman nomor 09 Surabaya dengan masa berlaku mulai dari 23 April 2014 sampai 25 Mei 2016.

Menurut Surman Kepala SMA Negeri 1 Pangandaran,  setelah masa tugasnya habis pada Rabu 25 Mei 2016 lalu, Kiplyn langsung pamit dan bertolak ke Surabaya untuk selanjutnya terbang ke negara asalnya.

“Lembaga Usaid Peace Corps yang menaungi Kiplyn selama di Indonesia, kantornya berada di Surabaya. Jadi, dia ke Surabaya dulu sebelum terbang ke negaranya,” katanya, sebagaimana dilansir HR Online, Jum’at (27/05/2016).

Surman menambahkan,  saat melakukan perpisahan sebelum keberangkatannya ke Surabaya, Kiplyn seperti berat untuk meninggalkan Pangandaran .

“Dia mengaku sudah betah tinggal di Pangandaran. Tapi karena tugas, terpaksa harus meninggalkan Pangandaran dan kembali ke negaranya. Kiplyn juga berjanji apabila ada waktu luang, dia akan berkunjung kembali ke sini. Tetapi, dalam kapasitas pribadi dan tidak mewakili negaranya”, Ungkapnya.

Selama mengajar di sekolahnya, lanjut Surman, Kiplyn dinilai berhasil dalam meningkatkan kemampuan siswa pada pelajaran Bahasa Inggris. Selain dia mahir sastra Inggirs, juga sudah pasih berbicara Bahasa Indonesia.

“Jadi, Kiplyn mudah sekali mentransferkan ilmu ke siswanya. Karena dia paham dan pasih Bahasa Indonesia. Bahkan, bahasa sunda pun dia sedikit-sedikit menguasai. Jadi, dia itu guru yang sangat luar biasa,” Tuturnya.

Selain itu, mampu menjadi guru yang baik buat murid-murdnya keberadaan Kiplyn juga  memberikan motivasi kepada guru-guru lainnya, terutama dalam urusan kedisiplinan kerja.

“Kedisplinannya sangat konsisten, diantaranya selalu datang tepat waktu ke sekolah dan cara mengajarnya pun sangat baik dan professional. Makanya, saya selalu tekankan kepada guru-guru di sini, agar meniru cara kerja Kiplyn. Mungkin kedisplinan sudah menjadi budaya warga Amerika,” Pungkas Surman.***TG

 

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Buat Kemasan Secara Online di Kemasaja.com