Diky Chandra dan Sule dalam sebuah moment saat bersama-sama shooting, foto dok

Diky Chandra dan Sule dalam sebuah moment saat bersama-sama shooting, foto dok

Gapura Seleberita ,- Bukan seniman jika tidak mengungkapkan perasaanya lewat syair dan lirik lagu. Sepertinya Komedian Sule benar-benar menyimpan duka mendalam atas bencana yang melanda Kota tempat dulu Diky koleganya pernah mengabdi sebagai wakil Bupati.

Lirik  lagu bergenre pos sunda melow ini, seakan ingin mengungkapkan sejuta perasaanya yang relevan dengan Diky Cahndra yang sehari sebelumnya melakukan peninjauan langsung disejumlah lokasi banjir dan menemui para korban bencana banjir bandang Garut, Kamis 22 Sepetember 2016.

Belum diketahui dengan pasti kapan lagu ini dibuat, namun tiba-tiba mendadak muncul di medsos diiringi beberapa cuplikan foto yang menggambarkan sejumlah kerusakan akibat bencana yang melanda Kabupaten Garut.

Dalam lagu berdurasi 1 menit 21 detik tersebut, terdengar suara Sule yang sangat lekat dengan logat sunda dan pandai mengiramakan lirik lagu dengan khas. Kemampuan dalam penguasaan tembang-tembang  sunda membuat lirik lagu untuk Garut tersebut sangat menyentuh.

Lirik lagu gubahan Sule meski baru diiringi dengan gitar akustik terasa sangat kental mengungkap kesedihan senada dengan beberapa peristiwa  duka termasuk bencana banjir yang telah melanda kota intan Garut.

Berikut bait lirik dalam lagu tersebut :

Kuring Ceurik nempo Garut nu Ayeuna

Beda jeung Garut Baheula, nu endah tur pangirutan

Babancong, cangkuang nujadi saksi

Nempo Garut Ayeuna Kuring Ceurik Balilihan

Hayu urang babarengan…

Hayu urang Sauuyunan…

Ngajaga Garut nu endah ulah nepika Cidera

Eling Hayu urang Eling…

Ulah pedah ku jalma hiji

Bangkit Maju teu Ngabukti

Dari lirik lagu tersebut, Sule seakan ingin memberi lebih untuk Garut dengan menyentuh seluruh hati nurani warganya bahwa semuanya kembali pada diri masing-masing warga. Untuk mempertahakan keutuhan Garut, saatnya seluruh warga bersama-sama bergandeng tangan agar tetap bisa menjaga keutuhan Garut,  kota pemilik selogan “Intan”, Indah Tertib, Aman dan Nyaman jauh dari marabahaya dan bencana.

Diky Chandra saat dikonformasi terkait lagu tersebut membenarkan jika lagu itu  ciptaan Sule rekannya sendiri yang jauh sebelum bencana Garut terjadi, lagu untuk Garut tersebut sudah dirilis Sule.

“Itu memang masih relevan dengan kondisi Garut saat ini, kami bersama teman-teman seniman sangat berduka,” Kata Diky saat dikonfirmasi via sambungan telpon.

Diky mengakui dirinya yang menambahkan cuplikan foto bencana Banjir Bandang Garut pada klip yang dibuat sederhana menggunakan software editing samrt phone tersebut.

“Seniman memang punya cara tersendiri untuk mengungkapkan perasannya salah satunya mungkin lewat lagu dan itu yang dilakukan Sule saat membuat lagu beberapa waktu lalu jauh sebelum kejadian banjir di Garut ini,”ungkapnya.

Menurut Diky lagu tersebut sengaja ia kembali share karena perasaan berduka yang dirasakannya saat menyaksikan dari dekat lokasi bencana serta warga para korban bencana banjir Bandang Garut.***TGM

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Booking Hotel di Garut? Hayukagarut.com