IMG-20170612-WA0003-1 RAGAM  Rani Permata Makin Seksi Dimata Sejumlah Parpol di Garut

Rani Permata saat bersilaturahmi di Garut, foto dok


Gapura Garut ,- Hadirnya Rani Permata Diky Chandra yang mulai digadang maju Pilkada Garut  dengan mengincar posisi Wakil Bupati telah memberi warna tersendiri pada dinamika politik di Garut.

Setelah melakukan safari politik dan mensosialisasikan rencana pencalonnya dengan melakukan serangkaian pertemuan dengan para politisi dan elit partai di Garut, sosok Rani makin menarik dan mulai dilirik berbagai kalangan.

Berbekal popularitas sebagai artis bersama suaminya Diky Chandra yang juga pernah menjabat wakil bupati Garut, sosok Rani sangat mudah untuk kembali meraih simpati masyarakat.

Masa lalu sang suami Diky Chandra saat memimpin Garut sarat dengan terobosan terobosan yang menorehkan sejarah terutama dalam mengangkat citra pariwisata Garut dengan mengagkat potensi Domba Garut hingga memiliki kampung Domba Indonesia di cikeris dan berhasil membuat sejumlah program televisi untuk promosi wisata Garut.

Meski akhirnya Diky harus mundur dari jabatannya sebagai wakil Bupati Garut karena memiliki perbedaan sisi pandang dengan Bupatinya kala itu.

Sempat menimbulkan kontroversi dan menarik mata masyarakat secara nasional karena kemunduran Diky chandra adalah hal baru dalam dunia birokrasi saat itu.

Namun konsistensi dan sikap politik Diky Chandra telah menunjukan jati dirinya sebagai seorang yang bersih dan berpegang pada prinsif prinsif kebenaran yang selama ini dijunjung tinggi.

Berlatar belakang itulah sepertinya tidak berlebihan jika sosok Rani Permata sangat berpegang teguh terhadap apa apa yang menjadi pijakan suaminya selama ini.

“Saya tidak akan mengambil langkah atau sikap apapun tanpa ijin dan rido Kang Diky Chandra,”ungkap Rani dalam berbagai kesempatan.

Pun demikian disaat sejumlah politisi dan warga Garut memintanya maju di Pilkada Garut Rani belum mau mengabulkan sebelum mendapatkan restu Diky Chandra sebagai suaminya.

“Selama ini saya belum dapat memberikan jawaban apapun saat banyak warga Garut meminta maju di Garut. Baru awal ramadan saya dapat lampu hijau dari Kang Diky,”Tutur Rani baru baru ini.

Sejalan dengan lampu hijau yang diberikan Diky Chandra untuk menjawab tawaran serta permintaan warga, Rani akhirnya bertandang di Garut dan melakukan serangkaian komunikasi politik. Hasilnya belum genap satu pekan kehadiran Rani seperti yang sudah dinanti hingga sejumla spekulasi opini meluncur deras dengan simulasi paket yang memasangkan Rani dengan sejumlah bakal calon, pemaketan resmi dengan simulasi koalisi parpol di Garut.

Sumber diinternal partai berlambang Ka’bah misalnya menyebutkan partai yang digawangi Romahurmudzi tersebut berhasrat memasangkan Ketua DPC PPP Agus Hamdani dengan Rani Permata berikut simulasi koalisi PPP dan Partai Hanura.

Disimulasi lainnya usai pertemuan Rani dengan Ade Ginanjar ketua DPD Golkar Garut berkembang diinternal partai warisan orba tersebut pasangan Ade Ginanjar- Rani Permata dengan Koalisi Golkar – Nasdem.

Sepekulasi lainnya menyebutkan pasangan yang ideal untuk Rani adalah Helmi Budiman salah satu incumbent yang meraih kemenangan saat berpasangan dengn Rudy Gunawan.

Helmi-Rani pasangan yang tiba tiba muncul diinternal kader muda PKS dengan banyak simulasi koalisi partai untuk paket ini.

Kekuatan paket ini jika benar terkadi diyakini akan menjadi kekuatan untuk memecah kekuatan incumbent sekaligus memisahkan soliditas pasangan Rudy-Helmi.

Diinternal Partai Hanura juga berkembang paket Serlie Bessie – Rani Permata dengan koalisi partai yang akan dinakodai Hanura.

Sekan tidak ingin ketinggalan kubu partai banteng gemuk besutan Megawati ini di Garut juga sangat mungkin membangun koalisi dengan memasangkan Dedi Hasan Bahtiar – Rani Permata.

Pertemuan Dedi Hasan dengan Rani pun sempat mengisyaratkan pasangan yang cukup ideal jika simulasi koalisi partai PDIP denga PKB metestui.

Dari jalur independen sosok Rani sangat diminati Holik Aksan peserta konvensi Demokrat yang siap menempuh jalur independen jika tidak kebagian kendaraan politik.

Pertanyaanya lantas mau sama siapa Rani disunting serta partai mana yang akan mengusungnya? Hanya waktu yang akan memberikan jawaban…***TGM

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Buat Kemasan Secara Online di Kemasaja.com

Penginapan di Garut Pesan Sekarang