Gapura Garut ,- Pasca terjadinya kebakaran hebat yang melumat habis puluhan Kios dipasar kecamatan Pemeungpeuk Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (28/6/2017), puluhan warga yang menjadi korban dan kehilangan tempat serta barang dagangnnya tetap berusaha berjualan meski dengan barang dagangan seadanya disekitar lokasi kebakaran.

Camat Pameungpeuk, Hendra mengatakan para pedagang untuk sementara masih bisa berjualan di sekitar lokasi pasar karena tak semua bagian pasar terdampak kebakaran.

“Sambil menunggu langkah selanjutnya terkait perbaikan, kebijakannya ada di Bapak Bupati,”Kata Hendra saat dikonfirmasi, Kamis (29/6/2017).

Saat ini, lanjut Hendra pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap insiden kebakaran, terutama menyangkut penyebab pasti kebakaran tersebut.

“Untuk sementara bagian dalam pasar belum bisa difungsikan karena dibatasi garis polisi. Nantinya setelah selesai penyelidikan, barulah dimulai proses pembersihan pasar. Petugas dari polres Garut masih fokus untuk menyelidiki penyebabnya,”Ujarnya.

Sejauh ini disebutkan Hendra pihak Kepolisian belum  memberikan batas waktu serta kepastian kapan penyelidikan selesai, “itu kewenangan dari para petugas,”ucapnya.

Sementara itu, atas nama warga pasar Hendra juga mengapresiasi langkah Dinas Damkar Pemkab Garut yang telah sigap menyediakan mobil pemadam kebakaran di Pameungpeuk.

Menurutnya kehadiran UPTD Damkar yang juga akan dibangun mulai tahun ini sebagai langkah tepat, Sebab jika menunggu mobil damkar dari wilayah lain tentunya akan memakan waktu hingga menyebabkan kebakaran terlampau meluas.

“Mengingat jauhnya Kecamatan dari pusat kota, Bupati tahun ini ada UPTD Dammkar mulai 2017, kantor lagi dibangun, mobil sudah standy by di kantor Kecamatan, jadi digunakan ketika kebakaran kemarin,”Tukasnya.***TGM

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang