Gapura Garut ,- Prihatin dengan kondisi lingkungan di Kabupaten Garut yang sudah kekurangan pohon-pohon besar sehingga memicu terjadinya ancaman sejumlah bencana alam, baik tanah longsor, banjir maupun bencana alam lainnya.

Sejumlah generasi muda dari berbagai latar belakang komunitas di Garut sepakat tergabung dalam Konsorsium  Generasi Muda Bhakti Lingkungan “Wahangan” sebuah kumpulan yang melahirkan Satuan Tugas Pemelihara Pohon (Satgas Lihon).

Janur M Bagus pemrakarsa lahirnya Konsorsium tersebut menegaskan pihaknya bersama kalangan komunitas generasi muda di Garut prihatin karena selama ini kualitas lingkungan terus mengalami penurunan.

“Kita prihatin dan harus segera berbuat terkait kualitas lingkungan yang terus menurun. Banyak pihak menanam pohon tetapi sedikit yang mau memeliharanya, maka kami sepakat menanam dengan memeliharanya melalui Satgas Pemelihara Pohon,”kata Janur, Kamis (1/2/2018).

Guna merealisasikan hal tersebut Janur menyatakan pihaknya pada akhir pekan ini atau Sabtu 3 Februari 2018 akan menggelar penanaman pohon bersama warga dengan deklarasi pembentukan satgas pemelihara pohon tersebut.

“Kami mengundang Bupati dan wakil Bupati Garut juga unsur Forkopimda Kabupaten Garut untuk bersama-sama warga menggelar penanaman pohon dan siap memeliharanya,”tuturnya.

Janur menyebut kegiatan akan dipusatkan di Kampung Burujul, Kelurahan Sukanegla, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut dimana lokasi tersebut merupakan daerah yang termasuk krisis pepohonan padahal letaknya hanya beberapa Kilo meter dari pusat Kota Garut.***TGM

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang