02-PARFI-300x181 SENI & HIBURAN  Perjumpaan Nostalgia Di Ruang Pamengkang, Pendopo Garut

Ketua DPC Parfi Garut, Hj Diah Rudy Gunawan, Ketua DPD Parfi Jawa Barat, Hj Ainun Azhar, dan Hj Neneng, dalam perjumpaan nostalgia di ruang Pamengkang pendopo Kab Garut. Rabu (18/2) kemarin.
(Foto: Yodaz)

Gapura Selebrita,- LANGKAH awal pra pelantikan ketua dan kepengurusan baru PARFI (Persatuan Artis Film Indonesia) Kab Garut, Rabu (18/2) ditandai dengan suasana nostalgia dalam perjumpaan Ketua DPD Parfi Jawa Barat, Hj Ainun Azhar dengan Ketua DPC Parfi Garut, Hj Diah K Rudy Gunawan. Seketika pertemuan itu memecah rindu kedua pimpinan Parfi, karena mereka pernah lama saling kenal dekat semasa Hj Diah K Rudy Gunawan menetap Bandung.

Peluk rindu dan cerita lama mereka pun terurai, dalam kebahagiaan di ruangan Pamengkang (rumah dinas Bupati Garut). “Tante, nuhun tiasa tepang di Garut! Tos lami pisan nggak pernah ketemu…” sambut isteri Bupati Garut, H Rudy Gunawan SH, sambil memeluk Hj Ainun Azhar. Ketua Parfi Jabar yang mengaku sejak lama terbiasa menyebut “Neng Diah’ itu pun menumpahkan kerinduannya.

“Saya kenal dekat sama ibunya ‘Neng Diah’! Banyak cerita waktu sama-sama naik haji…” kenang Hj Ainun dengan mata berkaca-kaca. “Kalau Tante datang ke Garut kemarin, bisa ketemu di sini! Mamah kemarin ke Garut” kata Hj Diah. “Aduh sayang ya…….’ Sesaat Hj Ainun tertegun.

Memang, Hj Diah baru bisa mengagendakan kunjungan Hj Ainun, hari Rabu, selepas banyak kesibukan berkait peringatan Hari Jadi Garut. Kehadiran Ketua Parfi Jabar, didampingi Jef Elvakoeswara (Sekretaris), Hj Neneng (Bendahara), Irwan Wk (Organisasi), Hidayat (Pelatihan) dan Dedi. “Saya berterimakasih sekali, atas kesediaan ‘Neng Diah’ memimpin Parfi Garut, setelah organisasi keartisan pelopor daerah di jawa Barat ini kehilangan Bu Rani Permata. Semoga Parfi Garut segera bangun lagi dari tidurnya.” ungkap Hj Ainun Azhar.

Ketua Parfi Garut pun mengemukakan kesiapan Rani Permata Diky Chandra, untuk tetap mendukung dan masuk di kepengurusan baru sebagai penasehat. Di jajaran penasehat DPC Parfi Garut sekarang, tercatat pula tokoh kharismatik H Derajat Assyatari, HM Guntur Palessa dan Kemal Mustopa. “Alhamdulillah Parfi Garut banyak yang mendukung dari berbagai kalangan,yang memiliki kepeduilan untuk kembali memajukan Garut di bidang perfilman dan pariwisata’ kata Hj Diah K Rudy Gunawan.

Isteri Bupati Garut yang pernah tiga tahun berprofesi sebagai pramugari pesawat “Merpati”, meminta bimbingan dari Parfi Jabar, dalam memimpin perjalanan Parfi Garut nanti. “Saya tampil untuk Parfi Garut ini, karena merasa sayang dengan asset daerah yang potensial di bidang perfilman. Itu juga jadi kewajiban saya untuk bisa membangkitkan lagi, Selain itu, Parfi Garut sudah banyak prestasi yang membanggakan” tutur Hj Diah kemudian.

Sejalan kesepakatan dengan Parfi Jabar, Hj Dian akan segera mempersiapkan acara pelantikan kepengurusan Parfi Garut, selepas pertemuan dengan jajaran pengurus baru dalam waktu dekat ini. Di depan pengurus Parfi Jabar, Ketua Biro Humas dan Publikasi Janur MB melaporkan, rancangan pentradisian acara anugerah budaya “Parfi Garut Award” yang telah dirintis di era kepemimpinan Rani Permata Diky Chandra.

Sekretaris Parfi Jabar, Jef Elvakoeswara menyambut baik agenda itu. Pihaknya pun akan mengingatkan kembali Ketua Umum DPP Parfi Aa Gatut Brajamusti, yang pernah menjanjikan di Hotel “Savoy Homan Bandung tentang kehadirannya ke Garut, bersama tim “Brajamusti Band” dan penyanyi Reza Arthamevia. “Saya bahagia, Parfi Garut siap bangkit lagi. Semoga segalanya lancer dan sukses” harap Hj Ainun Azhar.

Selesai berkunjung ke Hj Diah Rudy Gunawan, rombongan Ketua Parfi Jabar siang itu juga menjumpai penasehat Parfi Garut, HM Guntur Palessa, di Leles, Garut. Sesepuh insan perfilman Garut ini, terkabar baru mulai sehat kembali setelah lama terbaring sakit ***Yodaz

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang