IMG-20151011-00901-300x225 SENI & HIBURAN  Terminal Banjar Jadi Salah satu Lokasi Shooting Film "Night Bus"

Susana Shooting Layar lebar di Kota Banjar, foto Hermanto

Gapura Kota Banjar , – Mendadak heboh saat Terminal Bis Banjar di Lingkung Parunglesang, Kelurahan Banjar, Kecamatan Banjar, menjadi salah satu lokasi shooting pembuatan film “Night Bus”besutan produser Darius Sinathrya.

Sejumlah warga setempat menjadi talent lokal untuk figuran dalam Film layar lebar yang berlatar terminal Bus serta alur perjalanan Bus tersebut. Dari Kota Banjar terpilih Boyke Arief (Seniman Banjar), Aco Karso (Kasi Seni dan Film Kota Banjar), Cep Danu (pegawai Dishub Kota Banjar), dan sejumlah pamain figuran lainnya.

Untuk pemain figuran dialog yakni Aco Karso yang berperan sebagai petugas tiket Bus dan Boyke Arif berperan sebagai pedagang asongan, mengaku tidak terlalu sulit dalam memerankannya, hanya saja mereka sedikit kaku karena harus melakukan dialog dengan logat Aceh.

“Untuk naskah dan skenario tidak begitu sulit, namun lidah hanya sedikit kaku karena harus menggunakan dialog dengan logat Aceh,”ujar Aco yang baru-baru ini.

Sementara itu Boyke Arif (32) malah terlihat lebih enjoy dalam memerankan sebagai pedagang asongan, ia beberapakali lancar saat berdialog dalam shooting meski dengan aktor kawakan Toro Margen sekalipun.

“Dunia peran memang sudah tidak asing bagi saya, dalam shooting ini pun sekaligus menjadi ajang reunian dengan Om Toro Margen, karena kurang lebih sudah tujuh tahun kami tidak ketemu,”ujar Arif warga Banjar yang juga pemain Teater dan seorang Sutradara film pendek ini.

Arif menambahkan, dipilihnya Kota Banjar menjadi tempat lokasi shooting sebuah film layar lebar, merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Banjar. Selain menjadi hiburan bagi warga, juga sebagai ajang promosi Kota Banjar.

“Ini merupakan kali pertama ada shooting film layar lebar disini, dan ini suatu kebanggaan bagi masyarakat Banjar, sekaligus menjadi ajang promosi Kota Banjar,”katanya.

Toro Margen, seorang aktor kawakan yang juga terlibat dalam pembuatan shooting film Night Bus ini mengatakan, dirinya bangga bisa shooting di Banjar meski cuaca sangat panas. Menurutnya, Banjar merupakan Kota kecil namun banyak tempat yang berpotensi untuk dijadikan tempat shooting.

“Banjar banyak juga tempat-tempat yang bagus untuk dijadikan lokasi shooting, dan saya bangga bisa shooting film disini meski dalam cuaca yang panas,”ungkap Toro

Sementara itu sang produser film Night Bus, Darius Sinathrya menyatakan bahwa dipilihnya Banjar sebagai shooting film Night Bus, karena suasana di Banjar masih banyak yang alami dan cocok dengan Genre film yang sedang digarapnya ini.

“Banjar masih banyak yang alami, dan cocok untuk film ini,”Tegasnya.

Darius menambahkan, sebagai seorang produser ia pun ikut dalam hal budgeting dalam pembuatan film bergenre thriller ini, sehingga film ini ceritanya harus bagus dan maksimal. Ia mengaku bahwa budget yang dikeluarkan cukup besar dalam pembuatan film ini.

“Dalam film ini semua punya karakter masing-masing, ada duabelas karakter utama didalam bus, sehingga dari scene ke scene tidak boleh putus,”tutur suami Dona Agnesia ini.

Lokasi shooting untuk pembuatan film Night Bus ini adalah Jakarta, Nagrek, Tasikmalaya, Pangandaran, dan Banjar.***Hermanto

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang