Gapura Garut,-  Sekitar 4.700 berkas milik tenaga honorer Kategori II di Kabupaten Garut, Jawa Barat  yang sempat ikut serta  namun gagal seleksi CPNS, seluruh berkas tersebut diminta Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi(Kemenpan RB).
Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKD) Kabupaten Garut Asep Sulaeman Farouk , penyerahan berkas tersebut ditujukan sebagai dasar analisa kebijakan pemerintah selanjutnya.
“Kebijakannya seperti apa, kami belum mengetahui. Kami hanya memenuhi perintah dari Kemenpan RB melalui surat bernomor B.2605/M.PAN.RB/6/2014 tentang Penanganan Tenaga Kerja Honorer Kategori II,” kata Asep, Rabu (1/10/2014).
Menurut Asep, dalam surat tersebut tertulis, tenaga honorer Kategori II yang tidak lulus seleksi agar dilakukan verifikasi dan validasi. Prosesnya disesuaikan dengan PP No 56 Tahun 2012 disertai dengan Surat Pertanggu Jawaban Mutlak (SPTJM).
“Apakah akan diangkat, apakah mereka akan diseleksi, atau nanti akan ada perjanjian dan sebagainya, kami belum mengetahuinya. Hanya pemerintah pusat yang berwenang menentukan kebijakannya,” ujarnya.
Pada seleksi CPNS dari kalangan tenaga honorer Kategori II beberapa waktu lalu, jumlah honorer yang dinyatakan lulus mencapai 1.285 orang. Sementara yang dinyatakan gagal, kurang dari 4.700 orang.
Pengumpulan berkas ribuan tenaga honorer Kategori II ini sendiri awalnya berlangsung sejak pertengahan Agustus 2014 lalu. Pihak Kemenpan RB memberikan batas waktu hingga akhir September 2014 dikarenakan banyaknya jumlah tenaga honorer Kategori II di daerah.
“Sewaktu pengumpulan berkas dilakukan, kami melibatkan pihak kecamatan, pimpinan SKPD, setiap UPTD, kepala sekolah SMP dan kepala sekolah SMA se-Kabupaten Garut. Jumlahnya sangat banyak sehingga kami kumpulkan satu per satu. Setelah terkumpul semua, baru disampaikan ke pihak kementrian. Semua prosesnya kini sudah selesai. Tinggal menunggu pemerintah pusat saja sekarang,” paparnya.***TG

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang