MOBIL-DAMKAR1-300x200 SOSIAL POLITIK  Petugas Damkar Garut, Keluhkan Minimnya Peralatan Penunjang

Salah satu mobil Damkar berlatar belakang garasi di kantor UPTD Damakar di jalan merdeka Kecamatan Tarogong Kidul Garut, Foto Niken

Gapura Garut ,- Kondisi Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) pemadam kebakaran Kabupaten Garut, Jawa Barat, kondisinya masih memprihatinkan. Minimnya fasilitas penunjang baik kendaraan maupun alat penunjang lainnya, membuat unit ini tidak dapat berfungsi maksimal dalam menjalankan tugas-tugasnya.

Keberadaan Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) yang berada dibawah Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) kabupaten Garut ini, seperti luput dari perhatian pemerintah dalam bidang peningkatan sarana dan prasarana penunjang termasuk gedung yang menjadi kantor Damkar Garut kondisinya juga sangat memprihatinkan.

“Dari lima unit kendaraan Damkar yang kami miliki saat ini hanya tiga yang bisa dipakai, sementara dua diantaranya mengalami kerusakan yang cukup parah karena memang kendaraanya sudah tua dan tidak tidak dapat jalan akibat kecelakaan”. Kata Rusman, salah seorang petugas Damkar Garut, Senin (9/2/2015).

Rusman menuturkan, sejauh ini dirinya berserta 59 orang karyawan di unit Damkar, selalu dihantyi kekhawatiran saat menjalankan tugas karena minimnya peralatan yang standar. Padahal pekerjaan tersebut bertaruh nyawa dan berkejaran dengan api.

“Sejumlah alat pengaman bagi para petugaspun sudah tidak lengkap kami miliki, misalnya seperti helm hingga baju tahan panas sudah tidak kami miliki lagi”. Ungkapnya.

Namun sejauh ini lajut Rusman, dirinya bersama rekan-rekannya tidak pernah berputs asa dan menyerah saat harus mengatasi kebakaran.

“meski dengan kondisi seadanya kami tidak pernah patah semangat, jika sedang tidak ada peristiwa kebakaran kami selalu mobile ke sejumlah lapangan yang berada di kabupaten Garut, untuk memastikan keadaan aman dari ancaman kebakaran”. Paparnya

Minimnya peregkapan di unit Damkar Garut tersebut juga dibenarkan Soni Permana salah satu pelaksana Operasional Damkar Garu. Menurutnya perlengkapan yang dimiliki Damkar Garut saat ini jauh tertinggal jika dibandingkan dengan Kabupaten/ Kota lainnya yang ada di indonesia.

“Memang sejauh ini kami belum mendapatkan perhatian penuh dari pihak pemerintah terkait pengadaan perlengkapan Damkar ini”, Kata Soni saat ditemui dikantornya.
Soni menegaskan pihaknya tidak dapat menjalankan tugasnya dengan maksimal jika kebetulan terjadi peristiwa kebakaran bersamaan didaerah berbeda.

“Para petugas terpaksa tidak bisa menanggulangi bila terjadinya kebakaraan dalam waktu bersamaan karena dari empat zona yakni kota garut, Limbangan, Bungbulang dan Pamengpeuk hanya bisa menepatkan Pos di Garut kota saja”. Imbuhnya

Padahal diakui Soni, idealnya dalam satu zona disediakan 2 unit mobil Damkar, jika ingin maksimal dalam menangani peristiwa kebakaran yang sering terjadi dalam waktu bersamaan.

“Sejauh ini para petugas hanya bisa memaksimalkan tugasnya untuk mengatasi berbagai peristiwa kebakaran yang terjadi diseputar daerah terdekat saja”. Tegasnya.***Niken

 

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang